Banjir di Paloh

Luapan Air Sempat Genangi 45 Rumah Warga Desa Nibung

Mengingat cuaca di Kecamatan Paloh memasuki musim hujan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi lagi luapan air dan dimungkinkan lebih luas.

Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Personel Polsek Paloh saat mengevakuasi warga Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Kamis (11/1/2018) malam. Hujan deras yang turun pada siang hingga malam, sebabkan air sungai meluap hingga mengakibatkan air menggenangi jalan dan permukiman warga. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Wakapolres Sambas, Kompol Jovan Reagan Sumual membenarkan adanya luapan air sungai  yang mengakibatkan beberapa rumah warga dan Puskesmas Paloh sempat tergenang air di Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas pada Kamis (11/1/2018) malam.

"Luapan air terjadi pada Kamis (11/1) sekitar pukul 21.00 WIB, air menggenangi permukiman warga di RT01/ RW01 dan RT02/RW01 Dusun Perintis, Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas," ungkapnya, Jumat (12/1/2018).

Sebanyak sekitar 45 rumah warga di dua RT tersebut yang sempat tegenang air beberapa jam. Lantaran terjadinya pasang air laut ditambah tingginya curah hujan yang turun.

Baca: Hujan Deras di Paloh, Camat Sebut Puskesmas Hingga Rumah Warga Tergenang

"Rumah warga yang sempat terendam air, di RT 01 sekitar 15 unit rumah kemudian di RT 02 sekitar 30 unit rumah. Kedalaman air di dalam rumah warga bervariasi, paling rendah sekitar 5 Cm dan yang paling dalam sekira 100 Cm. Untuk fasilitas ibjek vital yang terkena banjir adalah Puskesmas Paloh dan akses menuju SDN 14 Nibung," jelasnya.

Baca: Hujan Deras Hingga Sebabkan Banjir di Wilayah Kalbar, Ini Kata BMKG

Kompol Jovan menerangkan, penyebab terjadinya luapan air tersebut dikarenakan intensitas curah hujan yang tinggi di Kecamatan Paloh, dari sejak Rabu (10/1) hingga Kamis (11/1) malam.

"15 anggota Polsek yang dipimpin langsung Kapolsek Paloh, Kompol Samidi sempat melakukan evakuasi warga yang rumahnya terendam air. Personel Polsek Paloh juga langsung berkoordinasi dengan pihak PLN Kecamatan Paloh, untuk melakukan pemadaman listrik di lokasi yang terkena banjir, guna menghindari konsleting aliran listrik," terangnya.

Baca: BREAKING NEWS - Beredar Video Banjir di Paloh Kabupaten Sambas, Polisi Evakuasi Warga

Tak hanya itu saja, menurut Kompol Jovan, Polsek Paloh juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat, terutama bagi anak-anak agar tidak bermain-main di air. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Personel di lapangan juga berkoordinasi dengan pihak Desa, Dusun, RT dan RW yang terdampak luapan air. Untuk mendatakan dan mengawasi bersama lokasi dan rumah masyarakat yang terkena banjir," ujarnya.

Lanjutnya, lantaran hujan yang turun sampai berjam-jam.

Warga yang rumahnya terdampak luapan air sempat diungsikan sementara ke tempat yang lebih aman, baik di rumah tetangga maupun di rumah keluarganya masing-masing.

"Tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini. Pasien yang berada di ruang Rawat Inap Puskesmas Paloh, tetap bertahan dikarenakan masih membutuhkan perawatan medis, karena air yang menggenangi Puskesmas Paloh hanya sekitar 5 Cm. Dan pada Jumat (12/1) sekitar pukul 00.00 kondisi luapan air yang menggenangi permukiman masyarakat berangsur-angsur surut, namun kondisi cuaca masih turun hujan gerimis," ungkapnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved