TribunPontianak/

Dua Polisi Sanggau Diberhentikan dengan Tidak Hormat, Inilah Orangnya

Atas kasus ini, Wietono mengingatkan seluruh anggota Kepolisian untuk mematuhi aturan perundang-undangan, etika dan norma di masyarakat.

Dua Polisi Sanggau Diberhentikan dengan Tidak Hormat, Inilah Orangnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISTIMEWA
Waka Polres Sanggau Kompol Pulung Wietono SIK saat memimpin upacara pemberhentian tidak hormat kepada dua anggotanya di Polres Sanggau 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Dua Anggota Polres Sanggau, Briptu FPR dan Bripka RJS diberhentikan dengan tidak hormat oleh institusi kepolisian.

Pemberhentian keduanya dibacakan langsung Waka Polres Sanggau Kompol Pulung Wietono, SIK sesuai keputusan Kapolda Kalbar melalui upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari Personil Polres Sanggau Tahun 2017 yang digelar di halaman kantor sementara Polres Sanggau kompleks pasar Rawa Bangun belum lama ini.

(Baca: Kecewa, Netizen Minta Penjelasan Sutarmidji Gara-gara Dorong Figur Ini di Pilwako Pontianak )

Kabar pemecatan tersebut dibenarkan oleh Waka Polres Sanggau, Kompol Pulung Wietono, SIK kepada wartawan, Rabu (15/11/2017).

Dikatakan Waka Polres keduanya dipecat karena melakukan pelanggaran.

"FPR terbukti melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf A Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003. Sedangkan RJS diberhentikan karena melanggar Pasal 7 ayat (1) huruf B, Pasal 11 huruf C Perkap Nomor 14 tahun 2011," katanya.

(Baca: Menuju Pilgub Kalbar Karolin Blak-blakan, Ini Sosok yang Akan Dipilih Sebagai Calon Wakil )

Atas kasus ini, Wietono mengingatkan seluruh anggota kepolisian untuk mematuhi aturan perundang-undangan, etika dan norma di masyarakat.

"Sebab tidak ada satupun polisi yang kebal hukum, semuanya sama dimata hukum, maka jangan main-main dengan hukum," pesannya.is message because you are subscribed to the Google Groups "tribunpontia

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help