TribunPontianak/

Cornelis : Isu Pemekaran Provinsi Dalam Pilkada Itu 'Cetek' Pengalaman

Karena kata Gubernur Kalbar dua periode ini, kalau ingin jadi Gubernur Kalbar itu pengetahuannnya harus sudah Internasional.

Cornelis : Isu Pemekaran Provinsi Dalam Pilkada Itu 'Cetek' Pengalaman
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Gubernur Kalbar Cornelis saat menyerahkan bantuan CSR mobil pemadam kebakaran dari Bank Kalbar untuk Pemda Landak yang diterima oleh Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat HUT Kabupaten Landak ke 18 pada Kamis (12/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Cornelis mengatakan, menjelang Pilkada Kalbar pada tahun 2018 masyarakat harus berpikir jernih dan menggunakan nalar yang baik.

Sehingga menurutnya, kalau ada yang mengangkat isu Pilkada Kalbar dengan pemekaran Provinsi.

Itu berarti yang bersangkutan masih minim pengalamannya.

"Kalau masih saja mengoreng isu tentang pemekaran Provinsi, berarti masih Cetek pengalamannya," ujar Cornelis saat ramah tamah dan makan baraje' seusai upacara HUT Kabupaten Landak pada Kamis (12/10/2017).

(Baca: Beginilah Suasananya Ketika Gubernur Kalbar Duduk Bersila Makan Baraje )

Karena kata Gubernur Kalbar dua periode ini, kalau ingin jadi Gubernur Kalbar itu pengetahuannnya harus sudah Internasional.

Sebab Kalbar juga bertetangga dengan dua Negara.

"Intinya, dalam rangka Pilkada 2018 nanti masyarakat harus hati-hati masalah Sara dan IT. Jangan asal share, sebab dari kepolisian itu sudah ada tim Cyber," terangnya.

(Baca: Suasana Upacara HUT Kabupaten Landak ke -18 )

Diakuinya bahwa, ada 3 daerah di Indonesia yang rawan saat Pilkada yakni Jabar, Kalbar, dan Papua.

"Saya yakin Kalbar ini masyarakatnya tidak akan macam-macam," jelasnya.

Disamping itu juga, saat ini masyarakat hidup ada di tiga alam.

"Alam nyata, alam gaib, dan alam maya. Jadi alam maya ini yang cukup sulit, sehingga kita harus bijak," tutupnya.

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help