Banjir Ancam Dua Desa di Ketapang, Dua Sekolah Terpaksa Diliburkan!

Akibat banjir itu menyebabkan banyak kerugian pada masyarakat termasuk berdampak pada dunia pendidikan...

Penulis: Subandi | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Jembatan di Desa Teluk Runjai Kecamatan Jelai Hulu yang putus akibat diterjang banjir bandang saat ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG, – Beberapa desa di Kecamatan Tumbang Titi dan Jelai Hulu dua hari terkahir ini setelah hujan lebat sebelumnya.

Akibat banjir itu menyebabkan banyak kerugian pada masyarakat termasuk berdampak pada dunia pendidikan.

Misalnya di Tumbang Titi  dua sekolah terpaksa diliburkan karena terendam air.

“Sekolah yang diliburkan tersebut yakni SMP Parming dan SMKN 1 Tumbang Titi,” kata Camat Tumbang Titi, Alifius kepada wartawan di Ketapang, Rabu (30/8/2017).

Menurutnya dua sekolah itu diliburkan karena tinggi air sudah sepinggang dewasa.

(Baca: Hujan Semalaman, Dusun Tanjung Terendam Banjir )

Kemudian ada akses jalan darat yang tidak bisa dilalui karena putus kena banjir.

Sehingga tidak memungkinkan untuk dua sekolah tersebut melakukan aktivitas seperti biasa.

Ia menambahkan saat ini pihaknya masih membantu dan mengecek terus di lapangan.

Serta mendata jumlah rumah dan berapa kerugian yang dialami korban.

“Sehingga nanti kita bisa mendapatkan data yang benar-benar akurat,” tuturnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved