Kongres Dayak Internasional
Adrianus: Kongres Momentum Publikasikan Kebudayaan Dayak
Kongres inikan membedah sekaligus sebagai momentum untuk mempublikasi kebudayaan Dayak yang mungkin belum diketahui dunia luar saat ini
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota dewan pakar Dewan Adat Dayak Kalbar, Adrianus Asia Sidot yang baru dilantik menuturkan, dengan adanya kongres diharapkan sebagai momentum untuk mempublikasikan kebudayaan Dayak kepada dunia luar.
"Kongres inikan membedah sekaligus sebagai momentum untuk mempublikasi kebudayaan Dayak yang mungkin belum diketahui dunia luar saat ini," ujarnya, ditemui usai pelantikan DAD Kalbar periode 2017-2022 dipendopo Gubernur Kalbar.
Menurutnya, dengan kongres tersebut akan dibedah kemudian dipublikasikan, dan, kata dia, harus menjadi satu kesepakatan dari orang Dayak, untuk taat azaz pada kebudayaan sendiri, dan eksistensi tersebut ada pada orang Dayak.
"Terkadang orang Dayak kepercayaan diri yang masing kurang, untuk mengelola potensinya dengan baik, sehingga memerlukan orang lain, padahal diri sendiri mampu dan bisa," ungkapnya.
Anggota Dewan Pakar DAD Kalbar yang baru dilantik oleh Presiden MADN, Cornelis ini pun berharap DAD bisa menjadi katalisator kemajuan, dan memperjuangkan harkat martabat orang Dayak.
"Dengan adanya organisasi ini harkat martabat orang Dayak dapat terangkat, dan kemajuan-kemajuan yang ada khususnya dalam hal pendidikan dan kesehatan orang Dayak bisa melakukan sendiri tanpa berharap banyak pada orang lain karena tokoh-tokoh Dayak juga sudah banyak," tukasnya.