TribunPontianak/

Orangutan di TNGP Tarik Minat BBC untuk Pembuatan Film Dokumenter

Kemudian diakhiri dengan diskusi dan foto bersama. Dua film tersebut juga dibuat oleh Tim Laman.

Orangutan di TNGP Tarik Minat BBC untuk Pembuatan Film Dokumenter
ISTIMEWA
Tim Laman beserta rombongan foto bersama jajaran pengurus YP saat temu kangen di antara mereka di Ketapang, Kamis (20/7/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG –  Setelah Mendapat izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Pusat Pengembangan Perfilman Indonesia. Tim Laman beserta rombongan bersiap untuk mengambil gambar membuat atau memproduksi film tentang orangutan di Gunung Palung.

Rencana tersebut diketahui saat  Tim Laman  dan Cheryl Knott yang merupakan pasangan suami istri mengadakan temu kangen bersama keluarga  besar Yayasan Palung (YP).  Ternyata Tim Laman membawa serta keluarga dan rombongan British Broadcasting Corporation (BBC), Kamis (20/7) malam.

“Kebersamaan, keseruan dan kehangatan sangat kami rasakan. Ini terlihat dari raut wajah semua yang hadir saat  temu kangen malam itu,” kata Asisten Manager Pendidikan Lingkungan dan Media Kampanye YP, Petrus Kanisius melalui rilisnya kepada Tribun di Ketapan Minggu (23/7).

Ia menceritakan seperti biasa,  setiap tahunnya Tim Laman dan keluarga selalu mengunjungi Indonesia. Khususnya mengunjungi hutan hujan Kalimantan yakni Taman Nasional Gunung Palung (TNGP).

Kali ini,  Tim Laman beserta Istrinya Cheryl Knott yang juga Direktur Eksekutif GPOCP dan Pembina YP bersama dengan muridnya Faye Harwell beserta anak mereka Russell Laman dan Jessica Laman juga membawa rombongan dari BBC yang terdiri dari Tim Fogg, Nick Green dan Mac Williams.

Timothy Gordon Laman atau lebih dikenal Tim Laman masuk juga dalam tim BBC dalam rencana penggarapan film tentang perilaku dan rehabilitasi orangutan di TNGP. Adapun pembuatan film tersebut akan berlangsung  pada 18 Juli hingga 16 Agustus 2017 di Gunung Palung.

Keseruan temu kangen diawali dengan makan malam,  dilanjutkan dengan nonton bersama film Person In the Forest dan Gunung Palung Hidden Paradise. Kemudian diakhiri dengan diskusi dan foto bersama. Dua film tersebut juga dibuat oleh Tim Laman. 

Hadir juga beberapa relawan YP dan penerima BOCS serta dewan pengawas YP, Yudo Suharto. Film Gunung Palung Hidden Paradise merupakan salah satu film yang rencanakan akan diikutsertakan dalam Festival Film Taman Nasional.

“Semoga pembuatan film dokumenter tentang Gunung Palung tersebut dapat semakin menjadikan Taman Nasional Gunung Palung dikenal luas di seluruh dunia dan menjadi hutan hujan yang terus lestari,” harap Petrus.

Penulis: Subandi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help