Pdt Daniel Alpius: Ampunilah Mereka
Atas peristiwa itu kata Daniel Alpius, pihaknya mendoakan pelaku teror bom supaya sadar dan bertaubat. Sehingga kembali ke jalan yang benar.
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pasca-teror bom di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Jl Dr Mansur Medan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalbar, tokoh agama di Kalbar menyatakan sikap prihatin dan mengutuk keras kejadian tersebut.
Tokoh Agama Kristen Kalbar, Pdt Daniel Alpius mengimbau, seluruh masyarakat Kalbar menjaga kerukunan umat beragama dan selalu waspada terhadap teror tersebut.
"Jadi jangan merasa tempat kita paling aman, tapi harus tetap waspada," kata Alpius, di Sekretariat FKUB Provinsi Kalbar, Jl Sutomo Pontianak, Selasa (30/8/2016) pukul 11.00 WIB.
BACA JUGA: FKUB Kalbar Mengutuk Keras Teror Bom di Gereja Santo Yosep
Atas peristiwa itu kata Daniel Alpius, pihaknya mendoakan pelaku teror bom supaya sadar dan bertaubat. Sehingga kembali ke jalan yang benar.
"Sebagai umat Kristen, ada doa Tuhan Yesus yaitu, ampunilah mereka yang berbuat salah. Jadi marilah kita memiliki sikap hati, tidak dendam, dan mengampuni pelaku teror yang ada di Medan itu. Sesuai doa Tuhan Yesus, dan Iman Kristen," ujar Ketua PGI Kalbar ini.
Masyarakat Kalbar diimbau, jangan takut terhadap teroris dan radikalisme. Karena selain ada aparat keamanan juga ada Tuhan menjaga tempat ibadah dan semuanya.
"Kalau Tuhan tidak menjaga, kemarin bomnya sudah meledak di gereja. Untuk itu jangan takut, mari kita terus bekerjasama menjaga kemanan masing-masing," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/gereja-stasi-santo-yosep-medan_20160828_142324.jpg)