PSSI Kalbar: Pemain Persipon Dibubarkan Tetapi Klubnya Tidak

Persipon inikan berjuang dari kasta terendah hingga bisa menjadi klub profesional.

Penulis: Try Juliansyah | Editor: Arief
net
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dicabutnya SK Pembekuan PSSI oleh Menpora RI tentu sangat berdampak pada perkembangan sepak bola di daerah tak terkecuali Kalbar. Lebih khususnya lagi bagi Persipon.

Cukup lama Pesipon vakum dari persepakbolaan tanah air bahkan sempat dinyatakan bubar oleh pengurusnya. Namun menurut Sekretaris Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalbar, M Husni tidaklah mudah membubarkan tim yang telah berbadan hukum ini.

"Di dalam PT Persipon Elang Khatulistiwa ada komisaris hingga CEO, maka tidak mungkin bisa dengan mudah bubar. Apalagi sudah terdaftar sebagai sebuah badan hukum di Kemenkumham RI. Karena pembekuan PSSI kemarin memang untuk official, pelatih dan pemain Persipon dibubarkan tetapi klubnya tidak," ujar Husni kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (12/5/2016).

Bahkan menurutnya, klub sepak bola profesional jika ingin bubar maka harus persetujuan Kongres PSSI. Terlebih untuk membentuk sebuah klub profesional yang berbadan hukum membutuhkan dana yang tidak sedikit.

"Persipon inikan berjuang dari kasta terendah hingga bisa menjadi klub profesional. Sudah banyak biaya yang dikeluarkan untuk menjadikan Persipon seperti sekarang ini," tuturnya.

Saat diselenggarakannya Tournament Sepak Bola mulai dari Tournament Sudirman Cup hingga Bayangkara Cup, sebenarnya Persipon masuk dalam daftar undangan peserta. Namun kata Husni, karena mendadak bahkan minimnya dana, Persipon tidak bisa mengikuti turnamen.

"Di Torabika Soccer Championship Persipon diundang, tetapi karena mendadak, kemudian karena belum jelasnya nasib PSSI sebagai induk olahraga, dan lagi lagi karena dana jadi tidak bisa ikut," katanya.

BACA JUGA: Miris, Ternyata Persipon Sudah Dibubarkan

Sebagai satu satunya klub profesional di Kalbar, maka kedepannya pihaknya akan berupaya agar skuat Elang Khatulistiwa bisa tetap berlaga di kancah sepak bola nasional.

"Kemungkinan akan ada KLB, dari Kalbar juga ikut mendukung adanya KLB, setelah itu di Kongres kita berupaya mendorong Persipon," ungkapnya.

Apa tanggapan Elang Khatulistiwa Mania atas masa depan Persipon? Baca pada edisi cetak Tribun Pontianak, Jumat (13/5/2016).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved