Berjumpa Tumbuhan Akar Berbunga Cantik
berdiskusi kami mendapatkan jawaban bahwa, akar ternyata dapat berbunga dan juga berbuah.
Penulis: Stefanus Akim | Editor: Arief
Citizen Reporter
Petrus Kanisius Pit
Yayasan Palung
SELAMA dua hari pada 23-24 Oktober 2013, kami berkesempatan datang kembali di Lubuk Baji, Kayong Utara, Kalimantan Barat. Kedatangan kami merupakan kunjungan yang kesekian kalinya untuk beberapa kegiatan seperti field trip (kunjungan lapangan). Saat tiba, kami dan beberapa rombongan field trip tanpa sengaja berjumpa akar cantik sedang berbunga.
Suguhan istimewa berupa akar berbunga cantik membuat kami berhenti sejenak untuk beberapa menit. Wajar, baru sekali ini kami melihatnya selama hidup. Akar yang melilit dan menjuntai itu terlihat cantik segar sedang berbunga, berwarna ungu kemerah-merahan. Kami sempat berdiskusi untuk memastikan apakah mungkin akar berbunga. Setelah berdiskusi kami mendapatkan jawaban bahwa, akar ternyata dapat berbunga dan juga berbuah.
Tumbuhan akar atau lebih dikenal dengan nama liana, merupakan tanaman yang mampu tumbuh merambat, menjuntai dan menggantung. Liana atau akar ini banyak sekali terdapat di daerah tropis salah satunya terdapat di Lubuk Baji. Lubuk Baji merupakan wilayah atau kawasan penyangga, Taman Nasional Gunung Palung, di Kabupaten Kayong Utara (KKU).
Seperti diketahui, tumbuhan liana hampir dipastikan tumbuh di hutan tropis dengan merambat, melilit, dan menjuntai di pohon atau di tanah sekalipun. Akar atau liana ada yang berdiameter kecil, besarannya kurang lebih sebesar korek api dan ukuran besar dari akar ada yang sebesar paha orang dewasa.
Adapun jenis dari tumbuhan akar atau liana sangat beragam, seperti jenis labu-labuan dan jenis paku-pakuan. Warna dari bunga liana pun beragam ada yang berwarna ungu, merah dan ada juga warna ungu kemerah-merahan. Kami sangat beruntung sekali, menemukan akar/liana yang sedang berbunga tersebut.
Bersama dengan 34 siswa, 4 guru pendamping dari SMPN 4 Sedahan, Sukadana, dan kami dari Yayasan Palung berjumlah 6 orang, melakukan rangkaian kegiatan.
Rangkaian kegiatan seperti pengamatan satwa, pengamatan tumbuh-tumbuhan seperti pakan satwa, tanaman tumbuhan dan pengamatan indicator air (mengamati jenis-jenis ikan, udang dan jenis lainnya) dan berbagai kegiatan seperti permainan untuk kebersamaan.
Dalam field trip kali ini juga, kami berkesempatan untuk berkunjung ke Batu Bulan yang merupakan bagian dari kawasan di lokasi Lubuk Baji. Di batu bulan kita dapat melihat pemandangan dari kejauhan kota Sukadana. Hamparan sawah di Kampung Bali terlihat. Field trip kami laksanakan tersebut berjalan sesuai dengan rencana dan mendapat sambutan baik dari peserta.