Kantor BP3K Kembayan Belum Dialiri Listrik
Bayangkan, kantor kami tidak memakai listrik, padahal listrik ada di depan mata
Penulis: Haryanto | Editor: Jamadin
Dilyudin | Penggiat Pertanian Sanggau
PRESTASI yang diraih Kantor Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kembayan sebagai yang terbaik di Kalbar pada 2012 lalu tidak diimbangi dengan fasilitas penerangan. Karena, sejak dibangun pada 1980 lalu atau 33 tahun lalu belum juga teraliri jaringan listrik.
Namun, persoalan itu tidak tidak menyurutkan tekad dan langkah pegawainya untuk memberikan pelayanan. Hal itu termasuk memberikan pembinaan pertanian melalui penyuluhan bagi para petani di sana.
"Kita bekerja iklas, penyuluhan adalah bagian dari keseharian kami," ucap Kepala BP3K Kembayan, Yosef Andi, pada Rabu (19/6/2013).
Namun, iapun terus berharap agar predikat yang diraih ini dibarengi dengan tersedianya fasilitas listrik yang mengalir ke kantor. Karena, ia menilai listrik menjadi kebutuhan utama.
"Bayangkan, kantor kami tidak memakai listrik, padahal listrik ada di depan mata," ungkapnya.
Yosef, mengaku sudah melaporkan persoalan ini kepada Pemkab Sanggau. Dirinya, juga sudah mengajukan anggaran terkait persoalan ini.
"Kami sudah sampaikan berulang kali terkait dana sebesar 40 juta untuk pemasangan jaringan listrik, tapi hasilnya belum ada. Ya, terpaksa sampai sekarang tak ada jaringan listrik," ungkapnya.
Dirinya hanya berharap, agar pemkab Sanggau memperhatikannya serius. Terlebih, kantor BP3K Kembayan sudah memperoleh predikat terbaik pada 2012 lalu.
"Kita ingin pemkab serius membantu kami. Jika kantor tanpa listrik, bagaimana jadinya ? Sedang listrik sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak," tukasnya.