Bentuk Forum Komunikasi RT RW
Dana tersebut apakah dalam bentuk honor atau tunjangan bulanan atau asuransi kesehatan serta bentuk perhatian lainnya.
Penulis: Novi Saputra | Editor: Jamadin
Pitriyadi | Lurah Kantor
UNTUK meningkatkan koordinasi dan konsolidasi antar sesama pengurus Rukun tetangga (RT) , setiap bulannya RT di lingkungan Kelurahan Kantor mengadakan pertemuan mengadakan diskusi.
Dalam diskusi dan pertemuan informal tersebut, sebanyak 21 orang Ketua Rukun Tetangga (RT) di Lingkungan Kelurahan Kantor Ketapang sepakat untuk membentuk sebuah wadah organisasi yang dinamai Forum Komunikasi RT - RW Kelurahan Kantor Ketapang. Terpilih sebagai Ketua Forum adalah Ediwan yang juga Ketua RT 20 sedangkan Sekretaris Umarhan, A.Ma dari RT 19.
Menurut Ediwan, forum komunikasi RT RW di kelurahan kantor ini, baru pertama kali terbentuk di Ketapang. Kedepan ia mengharapkan desa atau kelurahan lain dapat membentuk forum sejenis sehingga kerjasama forum ini akan semakin luas dan kontribusinya bagi Kabupaten Ketapang semakin maksimal.
Forum ini dinilai sangat strategis fungsi dan perannya. Tidak hanya bagi masyarakat namun forum ini diharapkan akan semakin meningkatkan perannya sebagai ujung tombak pemerintah di level yang terendah. Forum komunikasi ini juga akan memaksimalkan fungsinya sehingga dapat mensinergiskan program pemerintah ke masyarakat di lingkungan RT Rwnya masing-masing.
Ketua RT 18 Achmad Atasoge yang juga Bendahara Forum RT RW Kelurahan Kantor, menyatakan selama belasan tahun mengabdi sebagai ketua RT di lingkungan Jalan Flamboyan Kelurahan Kantor Ketapang, tidak pernah sekalipun mereka mendapatkan dana insentif ataupun sejenisnya. Semua tugas dan tanggungjawab sebagai pengurus RT RW dikerjakan mereka dengan penuh keikhlasan dan dedikasi penuh.
Kedepan, pengurus Forum komunikasi Rt RW se Kelurahan Kantor mengharapkan perhatian pemerintah dan DPRD Ketapang agar bisa mengalokasikan dana untuk pengurus RT RW se Kabupaten ketapang.
Dana tersebut apakah dalam bentuk honor atau tunjangan bulanan atau asuransi kesehatan serta bentuk perhatian lainnya. Bagi pengurus RT RW, bukan nilai atau jumlahnya yang menjadi ukuran namun perhatian serta kepedulian pemerintah akan sangat berarti bagi mereka sehingga kinerja mereka sebagai ujung tombak pembangunan dapat lebih maksimal.
.
.