Beri Pertolongan, Warga Terobos Kobaran Api

Kita sangat prihatin terhadap keadaan korban. Saat ini mereka mengandalkan uluran tangan dari orang lain

Tayang:
Penulis: Madrosid | Editor: Arief
zoom-inlihat foto Beri Pertolongan, Warga Terobos Kobaran Api
Madorosid
Warga saat bergotong royong memadamkan api yang menghanguskan rumah Sanusi, Jumat (3/2013)
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kebakaran yang menghanguskan rumah lantai dua milik keluarga Anuar Sanusi, di Gang Tani Rt 06 Rw 03 Desa Sui Kunyit Laut hangus terbakar, Jumat (3/5/2013) sekitar 04.00 WIB, nyaris memakan korban. 
Pasalnya, saat kejadian, Sanusi yang dalam keadaan sakit. Beruntung, saat kejadian, diketahui warga dan langsung memberikan pertolongan dengan menerobos kobaran api.
 
Sebagian warga memberi pertolongan terhadap tuan rumah, sebagiannya lagi memadamkan api dengan peralatan seadanya. 
Saat kejadian, keadaan rumah lantai sedang kosong. Anuar Sanusi (40) yang dalam keadaan sakit bersama istri Hadiah (30), dan dua anaknya, Romi Hariasyah (20), Syafriansyah (18) dan Fadilah Shuhada (15) sedang berada dibawah. Dugaan sementara api berasal dari arus pendek jaringan listrik dirumahnya. 
 
"Untuk sementara kita menduga bahwa kebkaran ini berasal dari arus listrik. Rumahnya sama sekali sudah rusak tidak bisa ditempatin lagi. Barang-barangnya tidak satupun yang terselamatakan. Bahkan korban hanya membawa pakaian yang melekat dibadan," ujar kades Sui kunyit Laut, M Kaut Mahat kepada Tribunpontianak.co.id, Jumat (3/5/2013).
 
Atas kejadian itu, kades segera menggalang dana bantuan kepada masyarakat sekitar. Dan besar harapannya akan ada bantuan lain dari pihak terkait. "Sementara korban masih menumpang dirumah saudaranya. Apalagi korban dalam keadaan sakit," tuturnya.
 
Sebagai kepala desa, dirinya sangat berharap akan segera datangnya bantuan yang mengalir kepada keluaga korban. Sebab kondisi korban memang sangat memprihatinkan. Selain memang tidak ada harta benda diselamatkan, korban sedang mengalami sakit parah.
 
“Kita sangat prihatin terhadap keadaan korban. Saat ini mereka mengandalkan uluran tangan dari orang lain. Untungnya pihak keluarganya masih menerimanya dengan baik. Kedepannya semoga galangan dana yang kami lakukan ini bisa membantunya. Kalau bisa pembangunan rumahnya juga bisa dilakukan walaupun secara sederhana,” ungkapnya.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved