Wanita Juga Berhak Jadi Pemimpin
Kalau dalam islam seorang pemimpin harus jujur, amanah, itulah jiwa yang selalu bisa diandalkan
Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pontianak mengadakan acara tahunan dengan tema kepemimpinan perempuan dalam era demokrasi, di Gedung Kartini Mempawah, Kamis (18/4/2013). Setiap kaum perempuan mempunyai hak menjadi seorang pemimpin.
Seminar yang dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai organisasi perempuan itu pembicaranya Anggota DPD RI, Hj Hairiah, Ketua DPRD Kabupaten Pontianak, Rahmad Satria, Ketua GOW Kabupaten Pontianak Erni Suherni dan Asisten III Kabupaten Pontianak, Abdullah. Seluruh peserta menyimak semua materi yang diberikan oleh setiap pemateri.
"Menjadi seorang pemimimpin harus mempunyai inovasi dalam segala hal. Mengetahui apa yang bisa diperbuat. Artinya tidak hanya mengikuti suatu keadaan tetapi harus bisa memunculkan ide-ide baru yang bisa membuat suatu perkembangan," ujar Ketua DPRD Kabupaten Pontianak, Rahmad Satria saat menyampaikan materi kepemimpinan.
Menurutnya pemimpin itu harus bisa memwa perubahan denga baik terhadap bawahannya. Sebagai pemimpin, bisa memikir setiap langkah yang dilakukan. Kemampuan pemimpin itu harus bisa membca segala situasi yang terjadi dalam intern organisasi.
"Kalau dalam islam seorang pemimpin harus jujur, amanah, itulah jiwa yang selalu bisa diandalkan," paprnya, kepada Tribunpontianak.co.d, Kamis (18/4/2013).
Setiap pembicara memberikan materi secara bergantian. Sehingga bagi peserta seminar itu menjadi hal paling berharga, apalagi menjadi bagian dari organisasi memerlukan banyak pembelajaran bagi mereka semua. Ketua Gabungan organisasi Wanita (GOW) Erni Suherni mengatakan berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan sampai saat ini menjadi agenda rutin.