Perbuatan Asusila Oknum Guru Berimbas ke Sekolah

Sekitar jam satu pagi, enggak tahu siapa pelakunya, pagi-pagi langsung kami hapus

Tayang:
Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA  - Tindakan asusila oknum seorang guru, T terhadap muridnya MA, di sekolah SMAN 22 Jakarta berbuntut panjang. Minggu (3/3/2013) dini hari, tembok  sekolah penuh dengan coretan yang dilakukan orang tidak dikenal. Penjaga sekolah, Asep Kamaluddin langsung membersihkan oretan tersebut.

"Sekitar jam satu pagi, enggak tahu siapa pelakunya, pagi-pagi langsung kami hapus," kata Asep, saat ditemui di SMAN 22, Jakarta Timur, Minggu siang.

Dari pantauan dilokasi, sejumlah tembok gerbang SMAN 22 Jakarta Timur ditulisi kata-kata yang bernada menghujat. Aksi corat-coret yang menggunakan cat semprot berwarna merah dan hitam itu juga dilakukan di badan jalan di dekat sekolah itu. Ada pula kalimat hujatan terhadap guru yang diduga melakukan tindakan pelecehan.

Seperti diberitakan, seorang guru yang juga menjabat Wakil Kepala SMAN 22 Jakarta Timur berinisial T (46) diduga melakukan tindakan asusila terhadap seorang siswinya yang berinisial MA (17). Dugaan itu menguat setelah MA mengadukan pengalaman buruk yang dialaminya kepada Polda Metro Jaya.

Namun, polisi masih melakukan penyelidikan karena MA tidak menyertakan laporan dengan bukti pendukung. Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah menjatuhkan sanksi terhadap T. Ia dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Kepala Sekolah, sekaligus tidak boleh melakukan tugas mengajar.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved