DBD di Ketapang Membludak
"Memang banyak pasien anak-anak kena DBD, bahkan ada dari Kabupaten Kayong Utara (KKU) juga,'
Penulis: Ali Anshori | Editor: Jamadin
Dari daftar di ruangan pasien Unit Pelayanan Farmasi ( UPF ) anak, RSUD Agoesdjam Ketapang, sebanyak 30 pasien DBD mendapat perawatan, 20 pasien dari Ketapang dan 10 berasal dari Kayong Utara.
"Memang banyak pasien anak-anak kena DBD, bahkan ada dari Kabupaten Kayong Utara (KKU) juga,'' kata seorang perawat kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (11/11/2012).
Sadikin (34), orang tua pasien DBD mengatakan, anaknya Shadiq, yang baru berusia enam bulan sudah empat hari di opname di RSUD Agoesdjam Ketapang karena terserang DBD.
"Alhamdullilah kesehatan anak saya sekarang sudah mulai membaik. Hari sabtu (10/11) (Kemarin Red) kata dokter anak saya sudah boleh pulang,'' ujar Sadikin.
Sadikin mengatakan, pelayanan di RSUD Ketapang ini boleh dikatakan bagus, namun masalah air masih menjadi keluhan karena kran dalam kamar mandi di ruangan pasien sering macet.
Berita selengkapnya baca di edisi cetak, Senin (12/11/2012)