Citizen Reporter

Pasukan Yonif 123/Rajawali Siap Amankan Perbatasan

Setelah itu Danrem memberikan beberapa penekanan yang harus dipedomani para prajurit selama melaksanakan tugas

Tayang:
Pasukan Yonif 123/Rajawali Siap Amankan Perbatasan - email_1.jpg
ISTIMEWA
BERIKAN PENGARAHAN - Komandan Korem 121/ABW Kol Inf Binarko memberikan pengarahan terhadap ratusan personil TNI dari Yonif 123/Rajawali sebelum diberangkatkan menuju perbatasan.
Pasukan Yonif 123/Rajawali Siap Amankan Perbatasan - DSC_9113.JPG
ISTIMEWA
Pasukan Yonif 123/Rajawali Siap Amankan Perbatasan - email_2.jpg
ISTIMEWA
Oleh: Eddy Wijaya (Kapenrem 121/ABW)

Pergantian pasukan Satgas Pamtas RI-Malaysia dari Yonif 305/ Tengkorak Brigif 17 Divisi 1 Kostrad ke penggantinya Yonif 123/Rajawali Kodam I/BB dimulai dengan upacara penerimaan yang dilaksanakan pada Sabtu (27/10) Pukul 08.00 WIB.

Upacara yang dipimpin oleh Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Ridwan sebagai Panglima Komando Operasi Pengaman Perbatasan RI-Malaysia (Pangkoop Pamtas) di Mako Denzipur 6/SD Anjungan.

Setelah pasukan menerima pengarahan dari Pangdam XII/Tpr, Danrem 121/Abw Kolonel Inf. Binarko Sugihantyo sebagai Dankolakops Satgas Pamtas RI-Malaysia berkesempatan memberikan pengarahan dan penekanan kepada pasukan yang berada dibawah kendali Danrem 121/Abw dalam menjaga kedaulatan negara disepanjang garis batas negara di wilayah Kalimantan Barat tersebut.

Pengarahan diawali Danrem dengan menjelaskan Geografis perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat berikut satuan-satuan yang ada dan kelak akan menjadi mitra Satgas selama pelaksanaan tugas.

Setelah itu Danrem memberikan beberapa penekanan yang harus dipedomani para prajurit selama melaksanakan tugas. Pointers penekanan Danrem kepada personil Yonif 123/RW diantaranya bahwa tugas yang akan dilaksanakan merupakan kepercayaan dan kehormatan serta wujud bakti terhadap rakyat, bangsa dan negara yang kita cintai.

Oleh karena itu, kepercayaan ini harus dipertanggungjawabkan dengan melaksanakannya penuh semangat dan kesungguhan serta dilandasi sikap disiplin yang tinggi dengan tekad didalam diri setiap prajurit harus mampu menjaga martabat dan kehormatan prajurit TNI yang dilandasi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.  

Ditambahkan oleh Danrem, sebagai Satgas Pengaman Perbatasan, Tugas menjaga kedaulatan negara adalah mutlak. Untuk itu pengawasan Patok Batas serta upaya mencegah kegiatan Illegal yang terjadi diperbatasan baik itu Illegal Logging, Illegal Trading sampai Illegal Trafficking harus selalu dilakukan untuk mengeliminir dan mencegahnya.

Adanya kegiatan penyelundupan untuk komoditi-komoditi dalam pengawasan yang masih terjadi melalui pintu-pintu perbatasan yang nantinya berada diwilayah tugas prajurit, menimbulkan kemungkinan kerawanan akan adanya upaya penyuapan dari oknum-oknum penyelundup.

Untuk itu kepada Prajurit ditekankan untuk tidak menerima suap dalam bentuk apapun. Harga diri kalian jangan pernah mau dibeli demikian ditekankan Danrem.
        
Masih dalam pengarahannya, Danrem juga mengingatkan hal yang tidak kalah penting adalah untuk menghormati adat istiadat setempat serta kearifan lokal yang ada ditempat dimana prajurit bertugas.

Bina hubungan baik dengan masyarakat serta aparat terkait baik dengan aparat TNI, Kepolisian juga Pemerintahan Daerah. Lakukan selalu kordinasi berkaitan dengan tugas.

Selama pelaksaanan tugas gunakan perlengkapan sesuai ketentuan, jika menggunakan kendaraan lengkapi administrasi serta kelengkapan kendaraan lainnya. Pedomani SOP (Standart Operation Procedure) setiap bertindak didalam tugas. Laksanakan Pembinaan Teritorial Terbatas kepada masyarakat sekitar, bantu kesulitan rakyat serta jangan sekali-sekali menggunakan kekerasan dalam menghadapi masyarakat.

Bertugaslah dengan baik, hindari kegiatan yang memang bukan kewenangan prajurit serta hormati hukum dalam setiap langkah.

Bagi seorang prajurit, keberhasilan dalam melaksanakan tugas merupakan kebanggaan yang tinggi nilainya, apalagi tugas tersebut berkaitan dengan menjaga kedaulatan bangsa dan negara. Demikian disampaikan Danrem 121/Abw mengakhiri pengarahannya.
        
Sebagaimana diketahui bahwa Batalyon Infanteri 123/Rajawali atau Yonif 123/RW yang saat ini bertugas sebagai Satgas Pamtas RI-Malaysia adalah Batalyon Infanteri dibawah komando Korem 023/Kawal Samudera, Kodam I/Bukit Barisan.

Markas Batalyon terletak di Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara, sedangkan kompi-kompi tersebar dibeberapa kota diantaranya terletak di Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, satu Kompi lainnya berkedudukan di Gunungtua, Kabupaten Tapanuli Selatan. (*/sbs)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved