Pilgub Kalbar

Warga Desa Inggis Golput?

Diungkapkannya, di dusun tersebut memang memiliki jarak sekitar 5 km tempat yang ada listrik.

Tayang:
Penulis: Haryanto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU -  Belum terpenuhinya pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN), hingga ancaman tidak akan menggunakan hak pilih dalam Pemilukada (Golput) oleh masyarakat Dusun Tanjung Priuk, Desa Inggis, Kecamatan Mukok bukanlah isapan jempol. Warga benar-benar golput jika tidak ada jawaban pasti pihak terkait.

"Warga tidak mau memilih itu serius, lho mas. Mereka menganggap tidak ada gunanya mereka memilih karena mereka milih atu tidak itu sama saja," ujar Jamian, kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (29/7/2012).

Diungkapkannya, di dusun tersebut memang memiliki jarak sekitar 5 Km tempat yang ada listrik. Di sana ada tiga rukun tetangga (RT) masing-masing RT VII, RT VIII dan RT XV dengan kepala keluarga ada sekitar 115.

"Pada tanggal 14 Oktober 2011 lalu, melalui kepala desa dan kepala dusun tembusan ke Camat, Bupati dan Ketua DPRD, kami ajukan permohonan kepada pimpinan PLN untuk pengajuan itu," sebutnya.

Selain itu, surat pernyataan dari pemilik lahan yang tidak akan menuntut ganti rugi tanam tumbuh atau ganti rugi lahan juga sudah tertera.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved