Warga Desa Inggis Golput?
Minggu, 29 Juli 2012 16:49 WIB
Share |
Pilgub-kalbar.jpg
Ilustrasi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU -  Belum terpenuhinya pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN), hingga ancaman tidak akan menggunakan hak pilih dalam Pemilukada (Golput) oleh masyarakat Dusun Tanjung Priuk, Desa Inggis, Kecamatan Mukok bukanlah isapan jempol. Warga benar-benar golput jika tidak ada jawaban pasti pihak terkait.

"Warga tidak mau memilih itu serius, lho mas. Mereka menganggap tidak ada gunanya mereka memilih karena mereka milih atu tidak itu sama saja," ujar Jamian, kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (29/7/2012).

Diungkapkannya, di dusun tersebut memang memiliki jarak sekitar 5 Km tempat yang ada listrik. Di sana ada tiga rukun tetangga (RT) masing-masing RT VII, RT VIII dan RT XV dengan kepala keluarga ada sekitar 115.

"Pada tanggal 14 Oktober 2011 lalu, melalui kepala desa dan kepala dusun tembusan ke Camat, Bupati dan Ketua DPRD, kami ajukan permohonan kepada pimpinan PLN untuk pengajuan itu," sebutnya.

Selain itu, surat pernyataan dari pemilik lahan yang tidak akan menuntut ganti rugi tanam tumbuh atau ganti rugi lahan juga sudah tertera.

Penulis : Haryanto
Editor : Jamadin