Citizen Reporter
Kesiapan TMMD Sanggau Dipantau
Lokasi yang menjadi sasaran peninjauan hari itu diantaranya Helipad yang akan digunakan untuk tempat pendaratan Heli yang akan membawa Kasad
Kesiapan TMMD Sanggau Dipantau
Oleh: Mayor Kav Edy Wijaya (Kapenrem 121 ABW)
Dalam rangka persiapan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 88 yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2012, dan direncanakan akan dibuka langsung secara Nasioanal oleh Kasad Jenderal TNI Pramono Edhi Wibowo. Yang juga dihadiri oleh Menteri Pertanian.
Untuk melihat kesiapan pembukaan TMMD tersebut, pada Jumat (11/5/2012) Dandim Sanggau Letkol Czi. Ade Heri Kurniawan, serta pejabat dari Makorem 121/Abw yaitu Kasiter Letkol Inf Hardi Dharmawan dan Kasiop Letkol Kav. Janto IT melakukan peninjauan kesiapan pelaksanaan TMMD ke 88 yang bertempat di Desa Semongan, Kecamatan Noyan Kabupaten Sanggau.
Kegiatan peninjauan didampingi oleh Danramil 1204-05 Noyan, Kapten Arm. Muktar. Perjalanan menuju lokasi dimulai dari Makoramil 1204-02 Sekayam dengan waktu tempuh sekitar dua jam dikarenakan akses jalan yang rusak dan beberapa point terdapat kubangan lumpur. Sehingga kendaraan yang digunakan oleh rombongan berjalan dengan sangat lambat dan penuh kehati-hatian.
Lokasi yang menjadi sasaran peninjauan hari itu diantaranya Helipad yang akan digunakan untuk tempat pendaratan Heli yang akan membawa Kasad serta rombongan nanti saat pembukaan TMMD. Kemudian Dandim 1204/Sgu serta Danramil menjelaskan kepada rombongan dari Korem 121/Abw beberapa sasaran fisik pelaksanaan TMMD di Desa Semongan yaitu Pembukaan jalan Desa antara Semongan ke Dusun Ngira dengan volume 6x8,2 meter.
Kemudian peningkatan jalan lingkungan berupa Rabat Beton di Dusun Ngira volume 2x600 m. Desa Semongan sebagai fokus pelaksanaan TMMD juga dilaksanakan beberapa sasaran TMMD. Seperti Peningkatan jalan Desa volume 6x3000m, Perbaikan jalan Lingkungan desa berupa rabat Beton volume 2x 200m.
Kemudian rehab bangunan rumah Ibadah Gereja 1 unit, Pipanisasi air bersih sepanjang 3 Km di Dusun Mayan dan juga terdapat kegiatan Ketahanan Pangan kerja sama dengan Dinas pertanian yaitu penyiapan lahan seluas 5 Ha untuk penanaman Jagung dan Beras Merah. Disamping sasaran fisik juga ada kegiatan non fisik berupa pameran hasil kerajinan masyarakat setempat, Bhakti Sosial, pengobatan massal kepada masyarakat, pemutaran film perjuangan, penyuluhan KB, Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
Menurut beberapa penduduk yang sempat ditemui menyampaikan rasa gembira karena desa mereka dijadikan tempat pelaksanaan Abri Masuk Desa (sebutan mereka untuk TMMD). Besar harapan mereka agar Desa Semongan ini dapat maju seperti desa-desa yang lain, Desa Semongan merupakan desa yang terpencil dan terisolir, Listrik belum masuk dan akses masuk ke desa hanya bisa dilalui sepeda motor karena jika curah hujan tinggi, Desa Semongan sering tergenang banjir disebagian besar ruas jalannya.
Dandim Ade Heri dikesempatan terpisah juga menyampaikan bahwa kegiatan TMMD akan melibatkan sekitar 150 personel Militer, selain itu juga dari Tim Ekspedisi Khatulistiwa sekitar 30 personel ikut membantu, begitu juga Yonif 305/Kostrad ikut turun untuk membantu kegiatan tersebut. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 21 hari, dan terhitung mulai dari tanggal 13 Mei kemarin sudah dimulai pra TMMD.
Dipilihnya Kabupaten Sanggau sebagai tempat dibukanya TMMD secara Nasional karena merupakan daerah perbatasan dan masih banyak daerah yang terisolir. Fokus dari pimpinan jajaran TNI AD, ingin menjadikan perbatasan menjadi besar dimasa depan. (sbs/*)