Wabup: Jangan Putus Harapan
Acara yang digelar setiap tahunnya usai panen padi ini dimulai dengan pemberkatan alat-alat pertanian.
Penulis: Haryanto | Editor: Jamadin
Acara yang digelar setiap tahunnya usai panen padi ini dimulai dengan pemberkatan alat-alat pertanian. Acara kemudian dimuka dengan pemukulan Gong sebanyak tujuh kali oleh perwakilan DAD Sanggau, Wili Brodus Welly.
Kades Binjai, Ibrahim menuturkan, gawai kampung yang rutin dilaksanakan secara turun temurun dari nenek moyang hingga kini itu merupakan ungkapan rasa syukur kepada sang pencipta atas hasil panen pertanian. Meskipun, tahun ini hasil panen belum memuaskan, Gawai dan Misa Syukuran tetap digelar agar adat budaya tidak hilang.
Perwakilan DAD Sanggau, Wili Brodus Welly, mengatakan, adat budaya yang menyampaikan nilai-nilai harus dilestarikan agar tetap utuh. Satu diantara nilai yang bisa dipetik yakni nilai gotong royong agar tetap digalakan.
Ia mengharapkan, kegiatan tersebut dapat di contoh oleh desa lainnya. Hal ini dinilainya merupakan bentuk rasa syukur atas apa yang diperoleh selama ini kepada sang Pencipta.
Sementara itu, Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi menilai meskipun tahun ini hasil panen masyarakat kurang memuaskan. Ia mengharapkan, masyarakat semakin giat dan tidak putus harapan moga pada tahun mendatang hasil panen masyarakat lebih baik dari yang saat ini.
Terlebih semangat gotong royong masyarakat yang selama ini cukup baik dan kompak agar dapat dipertahankan demi membangun keluarga, dusun dan desanya.