Warga tak Paham Penangkaran Bibit
Sebenarnya, KBR bisa dikelola, caranya, dinas terkait harus melakukan pendekatan dengan sosialisasi ke masyarakat
Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Ketua Komisi B DPRD Kota Singkawang Rozanuddin berpendapat, masyarakat di wilayah tersebut saat ini masih kurang paham dalam pengelolaan Kebun Bibit Rakyat (KBR).
"Sebenarnya, KBR bisa dikelola, caranya, dinas terkait harus melakukan pendekatan dengan sosialisasi ke masyarakat," jelas dia kepada Tribunpontianak.co.id, melalui saluran telepon, Jumat (4/5/2012) malam.
Menurutnya, hasil dari tanaman keras dituai dalam jangka waktu cukup lama. Untuk menyiasati hal ini, masyarakat perlu diberi pemahaman mengenai sistem tumpang sari.
Dijelaskannya, ide tumpang sari akan membantu masyarkat untuk tetap mendapatkan hasil selama menunggu tanaman keras yang ditanamnya dapat menghasilkan.
"Tentunya, masyarakat perlu diberi pemahaman juga mengenai tanaman apa saja yang cocok untuk ditumpang sarikan. Sejauh yang saya tahu, biasanya tanaman keras ditumpangsarikan dengan tanaman sejenis palawija," ujar dia lagi.