Citizen Reporter
Sungai Batu Juara Kapuas CUP
Tim River Stone dari Desa Sungai Batu berhasil menjuarai Turnamen Sepak Bola Kapuas Cup I 2012 yang diikuti 57 klub, se-Kecamatan Kapus.
Penulis: Haryanto |
Sungai Batu Juara Kapuas CUP
Oleh: Tekam Sunarya (Staf Humas Pemkab Sanggau)
Tim River Stone dari Desa Sungai Batu berhasil menjuarai Turnamen Sepak Bola Kapuas Cup I 2012 yang diikuti 57 klub, se-Kecamatan Kapus. Keberhasilan River Stone menjadi juara setelah pada partai Final mengalahkan tim Garsal dari Desa Lape dengan skor tipis 2-1.
Bermain dengan kondisi lapangan basah diterpa hujan gerimis pada Kamis (3/5/2012) di Lapangan Gelora Pancasila. River Stone ketinggalan terlebih dahulu oleh gol bernomor punggung 19, Ebit.
Namun, menerapkan strategi bertahan terbukti cukup ekfektif meredam serangan tim Garsal. Itu terbukti, River Stone berhasil mencuri dua gol lewat tendangan terukur sang Kapten, Tito P menit ke 55 serta gol Tono menit ke 68.
Gol yang dilesakkan Tono, berawal dari serangan yang dipandu Tito dari sisi kiri yang diberikan kepada Tono. Bermaksud mengoper bola ke teman yang berada di tiang dekat kipper lawan, bola mengarah langsung ke dalam gawang.
Tanpa antisipasi yang sigap dari kipper pengganti Garsal, Moris setelah Marko mengalami cedera berbuah hukuman fatal. Bola voli tendangan Tono tidak yang mengenai tangganya melincur di pojok kiri gawangnya, Gol, 2-1.
Pendukung tim River Stone yang memadati Tribun, sebelah kiri bersorak menyambut gol yang akhirnya mengantarkan tim kesayangannya menjadi juara. Dalam kejuaraan itu, juara ketiga disandang tim dari Desa Nanga Biang dan keempat direbut tim dari Pasar Sanggau.
Camat Kapuas, F Meron, bersyukur turnamen itu berjalan dengan lancar dan sukses. Pihaknya mengatakan akan menggelar turnamen ini pada tahun depan. Sementara tim juara dan runner-up, akan diikutkan dalam kejuaraan tingkat Kabupaten, Daranante CUP.
Sementara itu, Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi, yang hadir dan sekaligus menutup turnamen berpesan pada tim juara tidak cepat puas. Ia pun meminta tim yang belum menang untuk tidak putus asa. Ia berpesan untuk meningkatkan kemampuan diri sehingga menjadi pemain yang professional.
Pada kejuaraan itu juga diserahkan uang pembinaan, juara pertama Rp 10 juta, kedua Rp 7,5 juta, ketiga Rp 5 juta dan keempat Rp 3,5 juta. (*/har)