Wasit Nasional Berbagi Ilmu ke Daerah
Setelah pelatihan dan praktek lapangan, mereka yang ikut pelatihan mendapatkan serifikat wasit tingkat cabang.
Penulis: Ali Anshori | Editor: Jamadin
Kenyataan tersebut terungkap dalam pelatihan wasit bola voly, yang di gelar Sabtu (28/4) dan Minggu (29/4/)l 2012 di Kendawangan. Teknik wasit bola voly memimpin pertandingan sangat menentukan kualitas pertandingan. Teknik memimpin pertandingan tersebutlah yang ditransferkan oleh Bambang Heru Nusantara, wasit nasional berlevel Asia didampingi Muchtar Hadi kepada 25 peserta dari Kecamatan Matan Hilir Selatan dan Kendawangan.
Pemahaman memimpin pertandingan bola voly yang dilakukan Dinas Budparpora Ketapang bersama pemerintah kecamatan Kendawangan tersebut tentu saja menjadi perhatian serius peserta yang sebagian juga sering tampil dalam pertandingan bola voly. Adanya pelatihan yang jarang dilakukan itu menjadikan mereka cukup antusias untuk ambil bagian.
Selama pelatihan tak hanya cara memimpin pertandingan bola voly yang lazim dipertandingkan. Tetapi, materi tentang bola voly pasir, bola voly mix (campuran) juga mereka dapatkan. Apalagi, materi bola voly pasir dan bola voly mix masih terbatas diketahui masyarakat.
Setelah pelatihan dan praktek lapangan, mereka yang ikut pelatihan mendapatkan serifikat wasit tingkat cabang. Sertifikat tersebut diserahkan Sekcam Kendawangan, Lisa Aryati S.Pd, dan Bidang Pertandingan PBVSI Ketapang, Bambang Heru Nusantara.
Menurut Drs Syaiful Zalid, Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Budparpora Ketapang dalam kapasitas panitia pelaksana menerangkan dengan pelatihan yang telah diberikan, maka wasit-wasit bola voli bersertifikat yang baru saja dilatih bisa memimpin pertandingan dengan
peraturan PBSI yang terbaru.
Pelatihan dengan menjemput bola ke kecamatan untuk mempermudah, sehingga penambahan jumlah wasit yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pertandingan dapat segera tercapai. Sebelum pelatihan wasit bola voly di Kendawangan, Dinas Budparpora Ketapang juga pernah melakukan pelatihan serupa di Sandai pada tahun 2011.