Citizen Reporter
Refleksi Hari Bumi 22 April 2012
Berbagai kampanye dan tindakan nyata dari semua pihat terhadap bumi ini sudah selayaknya dilakukan.
Penulis: Ali Anshori |
Refleksi Hari Bumi 22 April 2012
Oleh: Petrus Kanisius (Anggota Yayasan Palung)
Secara Internasional, hari bumi diperingati setiap tanggal 22 April. Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi. Dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970 seorang pengajar lingkungan hidup. Tanggal ini bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere (belahan Bumi utara) dan musim gugur di belahan Bumi selatan, menurut sejarahnya pada masa itu.
Aksi nyata dari semua pihak sudah selayaknya dilaksankan, kepedulian bersama terhadap bumi ini menjadi gambaran dan penghargaan untuk saling menghargai antar sesama makluk hidup. Bumi sudah semakin renta.
Hari Bumi di peringati setiap 22 April oleh teman-teman aktivis lingkungan di Dunia dan lebih khusus wilayah Indonesia dengan berbagai kegiatan, tentunya mengingatkan akan kepedulian tentang keadaan bumi saat ini. Kegundahan akan keadaan alam dan lingkungan saat ini sedikit banyak memberikan arti dan mengingatkan bagi kita semua untuk peduli dan memperhatikan bumi tempat kita berpijak saat ini.
Keprihtinan kita bersama terhadap bumi yang sudah semakin renta dan semakin tidak terkendalinya laju deforestasi di tambah dengan semakin terancamnya tumbuh-tumbuhan endemik dan habitat dan populasi satwa dilindungi. Seperti Orangutan (Ponggo pygmaeus), Burung Enggang Gading (Buceros vigil), Bekantan (Nasalis larvatus), Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) dan jenis-jenis satwa dilindungi lainnya akibat perilaku manusia sehingga semakin mengancam keberadaan isi bumi ini.
Belum lagi di tambah dengan sering terjadinya bencana dan korban jiwa serta semakin panasnya bumi, semua menjadi tanggungjawab kita bersama untuk sedikit peduli dan bijak dengan bumi. Berbagai kampanye dan tindakan nyata dari semua pihat terhadap bumi ini sudah selayaknya dilakukan.
"Ini aku aksiku, mana aksimu" menjadi slogan para Relawan Bentangor untuk konservasi/RebonK (Relawan Yayasan Palung yang berada di Sukadana, Kabupan Kayong Utara, Kalbar) menggelar aksi Fieldtrip (kunjungan lapangan-red) lingkungan dengan belajar lingkungan secara langsung. Pengamatan satwa dan tumbuh-tumbuhan, dan bersih-bersih di sekitar pantai dan panjat tebing lokasi Penage, Pasir Mayang, Pampang Harapan di Sukadana.
Dengan melibatkan para siswa pecinta alam (sispala) dari tiga sekolah yang terdiri dari SMK 1 Sukadana melalui sispalanya Land, SMA 1 Sukadana, melalui Peramas Sakti dan SMA 2 Sukadana. Peserta yang ikut dalam rangka hari bumi ini diikuti oleh 52 orang peserta.
Aksi kegiatan ini untuk mengajak generasi muda khususnya kalangan anak sekolah dan generasi muda untuk bersama-sama mengajak siswa-siswi tumbuh rasa peduli dengan lingkungan dan mengenalkan lingkungan secara sejak di bangku sekolah. (*/ali)