Cap Go Meh

Istri Sekretaris MABT Singkawang Diusir

Ada juga rombongan dari Manado, Sulawesi Utara yang marah-marah karena sudah membayar untuk duduk di tribun namun tergeser oleh orang lain

Tayang:
Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG- Sejumlah insiden kecil mewarnai Festival Cap Go Meh tahun 2012 Kota Singkawang yang berlangsung hingga Senin (6/2/2012) siang.

Hal itu dialami Sekretaris Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kota Singkawang, Sugeng mengaku dipermalukan oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja saat berada di Tribun Undangan.

"Istri saya diusir oleh oknum tersebut. Kalau sakit hati sih tidak terlalu, tetapi malunya itu," kata Sugeng atau Fu Dji Kong itu, kepada wartawan.

Dia mengatakan, menerima undangan kelas VIP yang ditandatangani oleh Wali Kota Singkawang Hasan Karman. Undangan tersebut untuk Ketua MABT Kota Singkawang namun kemudian diwakilkan Sugeng.

Ia sengaja membawa istrinya untuk menyaksikan acara Cap Go Meh tersebut. "Buktinya, banyak yang juga bawa istri tetapi boleh naik tribun undangan. Lagi pula, saya hanya bawa istri, dan di undangan tidak ada pembatasan harus berlaku untuk berapa orang," ujar dia.

Ia kemudian memilih untuk turun dari tribun tersebut karena kadung terlanjur malu akibat peristiwa itu.

Ada juga rombongan dari Manado, Sulawesi Utara yang marah-marah karena sudah membayar untuk duduk di tribun namun tergeser oleh orang lain.

Aksi yang sempat menarik perhatian warga itu kemudian dilerai oleh sejumlah anggota kepolisian dan panitia.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved