UN 2012
Siswa Boleh Dapat Nilai 10
banyak terjadi di Kota Pontianak nilai UN nya tinggi akan tetapi nilai sekolahnya rendah, karena sekolah tidak berani memberikan nilai 10
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak Mulyadi mengatakan persiapan ujian nasional (UN) yang akan dilaksanakan pada April pekan ketiga. Dari segi pendataan semuanya dinas pendidikan sudah siap, termasuk pula latihan dan try out kepada siswa sudah dilakukan.
Ia mengatakan persiapan ujian nasional sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari, setiap tahun kita harus persiapkan oleh sebab itu kami kenekankan kepada sekolah-sekolah untuk mempersiapkan anak menghadapi UN.
"Tiga sisi yang harus dipertimbangkan, pertama perhatikan standar proses, standar kompetensi lulusan dan standar penilaian. Kalau itu semua standar yang saling berhubungan ini sudah baik insyaAllah semuanya akan baik," ujar Mulyadi.
Ia mengatakan apabila guru setiap selesai bahasan anak tidak bisa, kemudian tetap dilakukan program remedial. Artinya anak diajar ulang kembali insya Allah tidak akan ada masalah dengan ujian nasional dan itu sudah kita sampaikan kepada sekolah dan secara nyata try out sudah dilakukan, dan tanggal 6 akan ada try out lagi.
Dari beberapa kali pelaksanaan try out kita melakukan analisa kelemahan peserta didik dimana, dan kita tidak hanya meminta teman-teman di sekolah mempersiapkan anak secara keseluruhan.
Akan tetapi juga memperhatikan anak yang memiliki bakat dan prestasi khusus, sehingga diharapkan tahun ini dengan bakat-bakat prestasi khusus anak didik kita bisa berprestasi di tingkat nasional.
"Peringkat 10 besar nasional mudah-mudahan bisa diraih, karena beberapa anak kita yang SMPnya di Pontianak dan pindah sekolah ke jawa dan ikut olimpiade science mewakili beberapa SMA paforit di jawa mereka juara internasional," katanya.
Ia mengatakan kesenjangan antara nilai UN dan nilai sekolah ada, ada yang nilai sekolahnya tinggi tetapi nilai Unnya rendah. akan tetapi yang banyak terjadi di Kota Pontianak nilai UN nya tinggi akan tetapi nilai sekolahnya rendah, karena sekolah tidak berani memberikan nilai 10 kepada siswa.
"Kita sudah mengimbau teman-teman dilapangan, jangan takut memberikan angka 10 kepada siswa, kalau memang anak itu memang nilai matematikanya sempurna kenapa takut harus memberi nilai 10. Kalau setiap ulangan KKMnya 10, ulangan umum 10 dan ujian sekolah 10 kenapa harus takut dikasi angka sepuluh," ungkap Kadisdik.
Nilai sekolah yang dihargai 40 persen jelas sangat berpengaruh pada nilai siswa, sehingga kasian pada siswa yang nilai UNnya tinggi akan tetapi nilai sekolahnya rendah sehingga nilainya menjadi rendah.
Akan tetapi dikatakan Mulyadi belum terjadi di Kota Pontianak yang nilai Unnya tinggi sementara nilai sekolahnya rendah menyebabkan mereka tidak lulus UN.