Citizen Reporter
Stop Perkerjakan Anak Dibawah Umur
Terkait resiko anak yang diperkerjakan, padahal usia anak-anak tersebut belum mencukupi sesuai dengan peraturan yang ada.
Oleh : Zaenuri SH (Koordinator Program EXCEED Kecamatan Mukok)
SAVE The Children bekerjasama dengan Yayasan Citra Hanura Kabupaten Sanggau melakukan penyuluhan terhadap anak-anak yang berada di Kecamatan Mukok. Terkait resiko anak yang diperkerjakan, padahal usia anak-anak tersebut belum mencukupi sesuai dengan peraturan yang ada.
Pelatihan dilaksanakan pada 29-30 Juli 2011 telah dilaksanakan, yang terbagi dua Desa. Yakni pada 29 Juli 2011 bertempat di SD Negeri 14 Trimulya diikuti oleh 55 anak dari Desa Layak Omang dan Desa Trimulya, serta pada 30 Juli 2011 bertempat di Dusun Engkiteh Desa Sungai Mawang diikuti oleh 31 anak dari Desa Sungai Mawang.
Kriteria peserta
adalah anak-anak yang masih sekolah maupun yang sudah putus sekolah, agar
mereka benar-benar memahami bahaya bekerja di usia yang masih terlalu dini.
Mengingat masih banyak anak di Kabupaten Sanggau yang belum menyadari hal tersebut, khususnya anak-anak putus sekolah yang dituntut untuk membantu perekonomian keluarga.
Fasilitator Kegiatan yang digelar tersebut Anton Johri seorang guru SD SP3, serta Ibu Lasmi Guru SDN 14 Trimulya yang sebelum telah mendapatkan Pelatihan dari Save The Children dan dibantu oleh Pendamping Lapangan Program EXCEED Mukok. Serta dihadiri Wiwin Prihatiningsih yang merupakan Program Officer Save The Children.
Metode pelatihan berupa ceramah, permainan dan pemutaran film tentang pekerja anak, dalam setiap pertemuan dibutuhkan waktu sekitar dua jam. Karena metode yang diterapkan tidak monoton ceramah sehingga dengan senang hati menyimak setiap materi diberikan, dan diakhir kegiatan anak diberikan souvenir berupa kaos berlogo Save The Children.
Pelatihan Stop Pekerja Anak ini merupakan rangkaian dari agenda Program EXCEED (Eliminate Exploitive Child Labor through Education and Economic Development). Program ini bertujuan antara lain Memberikan pelayanan langsung khususnya anak yang bekerja di sektor eksploitatif dan mencegah anak diekploitasi tenaganya. Memperkuat implementasi kebijakan dan penguatan lembaga untuk memerangi ekploitasi tenaga kerja anak.
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan dampak buruk tenaga kerja anak. Serta dalam upaya mendukung riset mendalam tentang pekerja seks komersial anak dan buruh anak di sector perkebunan, mengingat sebagian besar wilayah Sanggau sebagian besar terdiri dari wilayah perkebunan. (*/sbs)