Isu Bom Guncang Gereja Siantan

Ratusan warga Kecamatan Siantan, Pontianak Utara, Kalibar berkumpul di Gereja Stella Maris, Senin (20/6/2011) malam.

Tayang:
PONTIANAK, TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ratusan warga Kecamatan Siantan, Pontianak Utara, Kalimantan Barat berkumpul di Gereja Stella Maris, Senin (20/6/2011) malam. Mereka dihebohkan dengan isu ancaman bom yang berada di komplek gereja.

Informasi tersebut diperoleh dari seorang aktivis Gereja, Beno, yang mengaku ditelepon seorang perempuan tentang bom itu.

"Sekitar pukul 18.40 WIB, penelepon mengatakan jangan jalan-jalan di sekitar gereja. Katanya gereja akan meledak. Dapat informasi itu, Beno langsung mengkoordinasikan dengan kita. Saya lalu memutuskan lapor polisi, " kata Soni Wekang, Pastor Paroki gereja Stella Maris, yang melapor sekitar pukul 20.00 WIB.

Tak lama kemudian Tim Gegana Brimob Polda Kalbar datang lalu menyisir halaman gereja. Dan ditemukanlah sebuah remote kontrol di dalam sebuah bak sampah. Barang bukti ini kemudian diamankan lalu diledakkan di halaman gereja.  

Dengan adanya isu ancaman itu, Pastor Soni Wekkang mengajak seluruh umat saling menjaga kerukunan dan keamanan. "Mari kita bersama-sama menjaga agar situasi agar tetap aman," ujar pastor.   

Kapolresta Pontianak, Kombes Muharrom, di lokasi kejadian menegaskan, tetap akan menindaklanjuti laporan itu lantaran telah meresahkan warga.  

"Kita akan menindak lanjuti ancaman ini karena sudah meresahkan. Hasil pemeriksaan diketahui itu hanya remote kontrol. Kami minta masyarakat tetap waspada," kata Muharrom.

Tampak hadir di lokasi gereja, Kapolda Kalbar Brigjend Pol Sukrawardi Dahlan dan jajaran perwira tinggi Polda kalbar.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved