Breaking News

Sekda Ketapang Ingatkan Komitmen Pembangunan SPPG Demi Sukseskan Program MBG

Repalianto juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap spesifikasi teknis dalam pembangunan fasilitas SPPG. 

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
PIMPIN RAPAT - Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, saat memimpin rapat sinkronisasi pelaksanaan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Daerah Tertinggal, Terluar, dan Terpencil (3T) di Ruang Rapat Utama Bappeda Kabupaten Ketapang, Selasa 31 Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Rapat yang digelar di Ruang Rapat Utama Bappeda Kabupaten Ketapang tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di wilayah 3T.
  • Ia mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar serius menjalankan komitmen yang telah diajukan, termasuk memenuhi target waktu yang telah ditetapkan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, memimpin rapat sinkronisasi pelaksanaan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Daerah Tertinggal, Terluar, dan Terpencil (3T), Selasa 31 Maret 2026

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Utama Bappeda Kabupaten Ketapang tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di wilayah 3T.

Dalam arahannya, Repalianto menekankan pentingnya percepatan progres pembangunan fasilitas SPPG agar program MBG dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Ia mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar serius menjalankan komitmen yang telah diajukan, termasuk memenuhi target waktu yang telah ditetapkan.

"Setiap usulan yang diajukan harus diikuti dengan keseriusan pelaksanaan. Kita ingin memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi anak-anak," tegasnya.

Bupati Alex Wilyo Kumpulkan OPD, Minta Program Strategis Ketapang Segera Dipercepat

Repalianto juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap spesifikasi teknis dalam pembangunan fasilitas SPPG

Menurutnya, ketidaksesuaian terhadap standar yang ditentukan berpotensi menimbulkan risiko di kemudian hari, baik dari sisi kualitas bangunan maupun dampaknya terhadap pelayanan.
 
 Selain itu, ia mendorong adanya evaluasi berkala serta keterbukaan terhadap berbagai masukan sebagai bagian dari upaya perbaikan bersama.

Repalianto menilai tantangan pembangunan di wilayah 3T yang memiliki keterbatasan akses dan infrastruktur harus dihadapi dengan kerja ekstra serta koordinasi yang kuat antar pihak terkait.

"Tantangan di wilayah 3T yang memiliki keterbatasan akses dan infrastruktur harus dihadapi dengan kerja ekstra dan koordinasi yang kuat antar pihak," jelasnya.  

Terkait aspek administrasi, ia juga membuka ruang komunikasi bagi para pelaksana di lapangan untuk segera melaporkan kendala yang dihadapi guna mempercepat proses penyelesaian.

Selain itu Repalianto menegaskan komitmennya untuk membantu memfasilitasi percepatan administrasi selama seluruh persyaratan telah dipenuhi.

Menutup arahannya, Repalianto berharap seluruh program yang telah disepakati tidak mengalami pembatalan dan dapat direalisasikan sesuai rencana.

Ia menekankan keberhasilan program tersebut menjadi tanggung jawab bersama demi meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta masa depan generasi muda di Kabupaten Ketapang. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved