Breaking News

Kapolresta Pontianak Ingatkan Modus Penipuan Berkedok Donor Darah

Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang berkedok permintaan donor darah.

Tayang:
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA/Ayu Nadila
DONOR DARAH- Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto saat foto bersama Wali Kota Pontianak yang sedang ikut serta donor darah. 

Ringkasan Berita:
  • Endang menegaskan bahwa donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang dilakukan secara sukarela tanpa mengharapkan imbalan apa pun. 
  • Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pihak yang mencoba memanfaatkan kondisi tersebut untuk keuntungan pribadi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang berkedok permintaan donor darah. 

Imbauan tersebut disampaikan setelah pihaknya menerima informasi adanya oknum yang diduga meminta imbalan kepada keluarga pasien atau warga yang tengah mencari pendonor.

Ia menjelaskan, laporan itu berawal dari pesan langsung yang diterimanya dari sebuah akun mengenai kebutuhan pendonor darah. 

Namun, dalam perkembangannya muncul pihak lain yang mengaku bersedia mendonorkan darah dengan syarat tertentu, seperti meminta uang atau makanan.

"Yang bersangkutan membutuhkan pendonor darah, tetapi tiba-tiba ada orang yang mau mendonorkan, lalu meminta uang atau diberikan makanan dan sebagainya. Ada yang menyebut Rp50 ribu atau mungkin sejumlah uang yang lain," ujarnya saat diwawancarai usai kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-54 Palang Merah Indonesia Kota Pontianak, Minggu 24 Mei 2026.

Dikira Suara Kucing, Warga Temukan Bayi di Depan Masjid Polres Sintang

Endang menilai pola tersebut perlu diwaspadai karena berpotensi mengarah pada tindak kejahatan, baik penipuan, pemerasan, maupun pelanggaran hukum lainnya, tergantung hasil penyelidikan.

"Dari situ kita bisa melihat bahwa ini merupakan salah satu modus yang bisa diduga sebagai kejahatan. Entah pemerasan, entah penipuan, sesuai nanti fakta hukum yang ditemukan," katanya.

Meski demikian, ia menyebut hingga saat ini kepolisian masih sebatas melakukan pemantauan lantaran belum ada laporan resmi atau kejadian pidana yang benar-benar terjadi. Namun, upaya pencegahan tetap dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat.

"Untuk saat ini kami baru bisa memonitor karena belum terjadi kejahatannya. Tetapi kita sudah sosialisasi," jelasnya.

Ia juga mengapresiasi PMI Kota Pontianak yang telah membantu menyebarkan imbauan kepada masyarakat. Selain itu, pelapor disebut telah menyerahkan nomor WhatsApp serta tangkapan layar akun yang diduga meminta imbalan terkait donor darah.

Endang menegaskan bahwa donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang dilakukan secara sukarela tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pihak yang mencoba memanfaatkan kondisi tersebut untuk keuntungan pribadi.

Psikolog Verty Ungkap Trauma Jangka Panjang pada Korban Perdagangan Bayi

"Saya yakin orang yang mendonorkan darah itu tidak meminta imbalan. Karena imbalannya hanya dari Allah SWT atau dari Sang Pencipta. Kita semua bergerak atas nama kemanusiaan," tegasnya.

Kapolresta juga mengingatkan masyarakat agar tidak merespons permintaan uang dari pihak yang mengaku sebagai pendonor. Jika menemukan pesan mencurigakan, warga diminta untuk mengabaikannya serta memastikan kebenaran informasi melalui PMI, rumah sakit, atau keluarga pasien.

"Jangan sampai ada orang yang membutuhkan justru dijadikan ladang bisnis atau ladang mencari cuan. Abaikan saja orang-orang seperti itu. Jangan tergoda, jangan langsung membayar atau memberikan sesuatu," pesannya.

Ia menambahkan, pelaku penipuan umumnya menggunakan nomor atau akun yang sulit dilacak dan tidak jelas identitasnya. Karena itu, kewaspadaan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah berkembangnya modus serupa.

"Kalau dibiarkan, ini bisa menjadi awal munculnya kejahatan seperti pemerasan dan penipuan. Jadi masyarakat harus berhati-hati," pungkasnya.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved