Khazanah Islam

DAFTAR Amalan Sunnah Saat Terjadi Gerhana Bulan Perbanyak Dzikir dan Istighfar

Gerhana Bulan bukan sekadar peristiwa astronomi yang memukau mata, tetapi juga momen spiritual yang sarat makna bagi umat Islam. 

Tayang:
Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Enro
AMALAN SUNNAH - Berikut ini daftar Amalan Sunnah yang dianjurkan diperbanyak saat terjadi gerhana. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut ini daftar amalan sunnah saat terjadi peristiwa alam Gerhana

Gerhana Bulan bukan sekadar peristiwa astronomi yang memukau mata, tetapi juga momen spiritual yang sarat makna bagi umat Islam. 

Dalam ajaran Islam, gerhana bulan adalah tanda kebesaran Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surat Yunus ayat 5, dan menjadi momentum reflektif untuk memperkuat keimanan serta memperbanyak amalan ibadah. 

Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan khusus dalam menyikapi gerhana, menjadikannya waktu yang dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan sunnah yang bernilai tinggi di sisi Allah.

Di antara amalan utama yang dianjurkan adalah salat gerhana bulan (salat khusuf), yang hukumnya sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan. 

Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لَا يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

Allahumma Hadza Iqbalu Naharika Bacaan Doa Setelah Mendengarkan Adzan Subuh

Artinya: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang.

Jika melihat hal tersebut maka berdo'alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah." (HR. Bukhari no.1044)

Salat ini dilakukan dua rakaat dengan dua kali bacaan Al-Fatihah dan dua kali rukuk di setiap rakaatnya, baik secara berjamaah maupun munfarid. 

Setelah salat, disunnahkan pula untuk menyampaikan khutbah yang mengingatkan jamaah akan kekuasaan Allah dan pentingnya taubat serta amal saleh.

Selain salat, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir, doa, istighfar, sedekah, dan menghadirkan rasa takut kepada Allah sebagai bentuk penghayatan terhadap tanda-tanda kekuasaan-Nya. 

Bahkan, beberapa ulama menganjurkan mandi sunnah sebelum melaksanakan salat gerhana sebagai bentuk penyucian diri, sebagaimana dijelaskan dalam kitab Kifayatul Akhyar karya Imam Taqiyuddin Abu Bakar.

Gerhana bulan bukanlah pertanda kematian atau kelahiran seseorang, melainkan ayat Allah yang mengajak manusia untuk merenung dan kembali kepada-Nya. 

Dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Jika kalian melihatnya, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah salat dan bersedekahlah.”

Amalan saat Gerhana Bulan yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW Merujuk pada Panduan Shalat Gerhana Kementerian Agama Jawa Barat (Kemenag Jabar),

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umatnya tentang tuntunan syariat yang mulia ketika terjadi gerhana bulan, yakni:

1. Menghadirkan rasa takut kepada Allah saat terjadinya gerhana matahari dan bulan, karena peristiwa tersebut mengingatkan kita akan tanda-tanda kejadian hari kiamat, atau karena takut azab Allah diturunkan akibat dosa-dosa yang dilakukan.

2. Mengingat apa yang pernah disaksikan Nabi Muhammad SAW dalam shalat Kusuf. Diriwayatkan bahwa dalam shalat kusuf, Rasulullah SAW diperlihatkan oleh Allah surga dan neraka, bahkan beliau ingin mengambil setangkai dahan dari surga untuk diperlihatkan kepada mereka. 

Beliau juga diperlihatkan berbagai bentuk azab yang ditimpakan kepada ahli neraka. Karena itu, dalam salah satu khutbahnya selesai shalat gerhana, beliau bersabda, "Wahai umat Muhammad, demi Allah, jika kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis." (HR. Muttafaq 'alaih).

BACAAN Doa Memohon Perlindungan Tarbaik untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

3. Shalat gerhana sunah dilakukan di masjid secara berjamaah. 

Rasulullah SAW selalu melaksanakannya di masjid sebagaimana disebutkan dalam beberapa riwayat, akan tetapi boleh juga dilakukan seorang diri. (Lihat: Al-Mughni, Ibnu Qudamah, 3/323).

4. Wanita boleh ikut shalat berjamaah di belakang barisan laki-laki. Diriwayatkan bahwa Aisyah dan Asma ikut shalat gerhana bersama Rasulullah SAW. (HR. Bukhari).

5. Tidak ada azan dan iqamah dalam pelaksanaan shalat gerhana. Karena adzan dan iqamah hanya berlaku pada shalat fardhu yang lima.

6. Sebelum menjalankan sholat Gerhana Bulan, dianjurkan menyerukan dengan panggilan "Asshalaatu Jaami'ah". 

Maksudnya adalah panggilan untuk melakukan shalat secara berjamaah. Aisyah meriwayatkan bahwa saat terjadi gerhana, Rasulullah SAW memerintahkan untuk menyerukan "Ashshalaatu Jaami'ah" (HR. Abu Daud dan Nasa'i)

7. Disunahkan mengeraskan bacaan surat, baik shalatnya dilakukan pada siang atau malam hari. Hal ini dilakukan Rasulullah SAW dalam shalat gerhana (HR. Muttafaq alaih).

8. Disunahkan memanjangkan bacaan surat. Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW dalam shalat gerhana memanjangkan bacaannya. (HR. Muttafaq alaih). 

Namun hendaknya tetap mempertimbangkan kemampuan dan kondisi jamaah.

9. Disunahkan menyampaikan khutbah setelah selesai shalat, berdasarkan perbuatan Nabi Muhammad SAW bahwa beliau setelah selesai shalat naik ke mimbar dan menyampaikan khutbah (HR. Nasa'i). 

Sejumlah ulama menguatkan bahwa khutbah yang disampaikan hanya sekali saja, tidak dua kali seperti shalat Jumat. Sebagian ulama menganggap tidak ada sunah khutbah selesai shalat, akan tetapi petunjuk hadits lebih menguatkan disunahkannya khutbah setelah shalat gerhana.

10. Dianjurkan memperbanyak istighfar, berzikir dan berdoa, bertakbir, serta berlindung kepada Allah dari azab neraka dan azab kubur. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved