Khazanah Islam

DALIL dan Penjelasan Singkat Hukum Merayakan Maulid Nabi Muhammad Setiap Tahun

Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dirayakan oleh umat Islam setiap tahunnya pada 12 Rabiul Awal

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
MAULID NABI - Berikut Hukum dan Dalil merayakan Maulid Nabi Muhammad setiap tahun di bulan Rabiul Awal 1447 Hijriah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut ini dalil dan penjelasan singkat tentang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dirayakan oleh umat Islam setiap tahunnya pada 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriyah.

Maulid Nabi dalam bahasa Arabnya yaitu Mawlid an-Nabi.

Peringatan ini menjadi momen penting bagi umat Islam untuk mengenang, meneladani, dan mengamalkan ajaran-ajaran Nabi Muhammad SAW.

Merujuk Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 933 Tahun 2025, Nomor 1 Tahun 2025, dan Nomor 3 Tahun 2025, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada Jumat, 5 September 2025.

Tanggal tersebut bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah.

3 Draft Naskah Pidato Tema Peringatan Maulid Nabi SAW Cocok Jadi Materi Lomba Keagamaan

Perlu dicatat penetapan tanggal Hijriah di Indonesia mengacu pada keputusan resmi pemerintah melalui Kemenag berdasarkan hisab dan rukyat, sehingga bisa saja terdapat sedikit perbedaan antar negara.

Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Dosen Tafsir Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Ahmadi Fathurrohman Dardiri, mengatakan bahwa hukum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada dasarnya mubah.

"Jadi ini hal-hal yang bukan sebuah keharusan, mendapatkan pahala dalam level-level tertentu juga tidak," katanya, dilansir dari YouTube Tribunnews OASE, Senin 25 Agustus 2025.

"Ada ayat yang menjelaskan tentang Allah SWT dan Malaikat itu bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW, kenapa kita tidak?" tambahnya.

Surah al-Ahzab [33] ayat 56:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

"innallāha wa malā`ikatahụ yuṣallụna 'alan-nabiyy, yā ayyuhallażīna āmanụ ṣallụ 'alaihi wa sallimụ taslīmā"

Artinya: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved