Gaji PPPK Terancam Serat, Pengamat Pendidikan Kalbar Ingatkan Pemda: Guru Bukan Beban Anggaran!
Kekurangan tenaga pendidik ini seharusnya sudah diantisipasi jauh-jauh hari melalui skema perencanaan anggaran yang berkelanjutan, bukan
Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
"Mereka membutuhkan kepastian informasi yang jelas dari pemerintah. Ketidakpastian ini sangat berbahaya karena berpotensi menurunkan motivasi kerja, yang ujung-ujungnya merugikan anak-anak didik kita akibat penurunan kualitas layanan pendidikan," kata Suherdiyanto.
Sinergi Anggaran, Bukan Hentikan Pengangkatan
Mengingat kondisi geografis Kalimantan Barat yang sangat luas dan diwarnai ketimpangan distribusi guru yang akut, memotong atau menghentikan kuota pengangkatan PPPK dinilai sebagai langkah mundur.
Bagi Suherdiyanto, jalan keluar terbaik dari kisruh ini adalah memperkuat sinergi pendanaan segitiga antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang, bukan biaya operasional yang sia-sia. Pemerintah harus memastikan kebijakan pengangkatan guru menjamin keberlanjutan masa depan bangsa."
"Guru tidak boleh dipandang sebagai beban anggaran, melainkan sebagai bagian dari solusi untuk meningkatkan mutu SDM. Yang perlu diperbaiki segera adalah sistem perencanaannya, bukan menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk mengurangi komitmen terhadap nasib guru,” pungkasnya. (*)
- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Baca Berita Terbaru di GOOGLE NEWS
PPPK Guru 2026
PPPK
Suherdiyanto
Pengamat Pendidikan
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalbar
Kalimantan Barat
Pontianak
| BREAKING NEWS - 58 Warga Keracunan Massal Usai Santap Makanan Acara di Gereja Stella Maris Pontianak |
|
|---|
| Belanja Pegawai Pemkot Pontianak Tembus 33,2 Persen, Edi Kamtono Pastikan Gaji PPPK Aman |
|
|---|
| Fakta Kebakaran 5 Speed Boat Dini Hari yang Tengah Bersandar di Desa Sutera Sukadana Kayong Utara |
|
|---|
| Cetak Ekosistem Wirausaha di Sekolah, Polnep Gelar Pelatihan Guru dan Market Day di SMKN 1 Semparuk |
|
|---|
| Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pengusaha Tahu Pong di Kubu Raya Menjerit Harga Kedelai Tak Stabil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Pengamat-Pendidikan-Kalimantan-Barat-Suherdiyanto0806.jpg)