Pengamat Usul Program MBG Dipangkas Jadi 2 Hari Seminggu

Menurutnya, sejak awal program MBG masih minim kajian komprehensif yang mempertimbangkan berbagai aspek.

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/KOMPAS.com/BAGUS PUJI PANUNTUN
MBG - Ilustrasi MBG. Pengamat Kebijakan Publik, Zulkarnaen memberikan pandangan soal penghentian sementara operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akibat belum cairnya pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN). 

Rahmanuddin menjelaskan, koordinasi antara Satgas MBG, pengelola dapur, dan pihak terkait terus dilakukan guna memastikan program tetap berjalan optimal serta tidak mengganggu distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.

"Kami terus melakukan koordinasi dan pemantauan secara berkala. Yang terpenting saat ini pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan kebutuhan gizi para penerima manfaat dapat terpenuhi dengan baik," ungkapnya.

Ia juga berharap pembangunan dapur baru dapat segera rampung sehingga cakupan program MBG di Kabupaten Mempawah semakin luas dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

"Dengan bertambahnya jumlah dapur yang beroperasi nantinya, kami berharap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Mempawah semakin maksimal dan manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat," tutupnya.

- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Baca Berita Terbaru di GOOGLE NEWS 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved