Pengamat Usul Program MBG Dipangkas Jadi 2 Hari Seminggu

Menurutnya, sejak awal program MBG masih minim kajian komprehensif yang mempertimbangkan berbagai aspek.

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/KOMPAS.com/BAGUS PUJI PANUNTUN
MBG - Ilustrasi MBG. Pengamat Kebijakan Publik, Zulkarnaen memberikan pandangan soal penghentian sementara operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akibat belum cairnya pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN). 

Menurut Agus, saat ini terdapat 510 SPPG aglomerasi yang telah memperoleh surat keputusan operasional dan mulai menjalankan kegiatan.

Namun, tidak seluruhnya dapat beroperasi secara maksimal karena sebagian masih menunggu proses administrasi berupa pembuatan virtual account serta instruksi operasional dari BGN.

“Yang sudah mendapatkan SK operasional dan telah beroperasi ada 510 SPPG aglomerasi. Namun belum semuanya bisa operasional, terutama yang baru karena masih menunggu pembuatan virtual account dan instruksi operasional dari BGN,” kata Agus saat dihubungi, Senin  8 Juni 2026.

Anggota DPR RI Franciscus Sibarani Minta Temuan Dugaan Korupsi MBG Segera Ditindaklanjuti

Agus menjelaskan, persoalan penghentian operasional SPPG akibat keterlambatan pencairan dana yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia belum terjadi di Kalbar.

Meski demikian, pihaknya tetap memantau kondisi tersebut karena masih ada beberapa SPPG yang belum menerima dana operasional.

“Khusus di Kalbar, SPPG masih berjalan seperti biasa. Hanya memang ada beberapa SPPG yang uang operasionalnya belum masuk,” ucap Agus.

BGN Kalbar telah melakukan pendataan terhadap SPPG yang belum menerima pencairan dana berdasarkan kabupaten dan kota.

Data tersebut telah disampaikan kepada pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti.

“SPPG yang dananya belum masuk sudah kami data. Mudah-mudahan hari ini proses pencairannya bisa selesai,” ujar Agus.

Meski operasional masih berlangsung, Agus menegaskan keberlanjutan layanan sangat bergantung pada ketersediaan anggaran.

MBG Mempawah Pastikan Dapur Tetap Beroperasi

Di sisi lain, Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Mempawah, Rahmanuddin Wiyono memastikan seluruh dapur yang telah beroperasi tetap memberikan pelayanan kepada para penerima manfaat.

"Di Kabupaten Mempawah sampai saat ini belum ada dapur SPPG yang menghentikan operasionalnya. Program Makan Bergizi Gratis masih berjalan dengan baik dan pelayanan kepada penerima manfaat tetap berlangsung seperti biasa," kata Rahmanuddin Wiyono, Senin 8 Juni 2026.

Menurutnya, saat ini terdapat 30 dapur SPPG yang telah beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Mempawah.

Selain itu, sebanyak delapan dapur lainnya masih dalam tahap pembangunan untuk memperluas jangkauan layanan program MBG.

"Sebanyak 30 dapur sudah beroperasi dan melayani masyarakat sesuai sasaran program. Sementara delapan dapur lainnya masih dalam proses pembangunan dan diharapkan dapat segera beroperasi setelah seluruh persyaratan dan fasilitas pendukung terpenuhi," ujarnya.

Dukung Gizi Anak dan Warga 3T, Forkompincam Tinjau Kesiapan Dapur MBG di Empangau

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved