BPBD Kalbar Catat 229 Titik Panas, Delapan Diantaranya Terindikasi Api
BPBD Kalimantan Barat mengungkapkan terdapat ratusan titik panas yang terpantau di wilayah Kalbar
Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Koordinator Harian Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan sebanyak 229 titik panas tersebar di sejumlah wilayah pada 26 Maret 2026.
- Berdasarkan data yang ada terdapat delapan titik panas yang dicurigai sebagai api.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat mengungkapkan terdapat ratusan titik panas yang terpantau di wilayah Kalbar dengan beberapa di antaranya terindikasi sebagai titik api.
Koordinator Harian Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengatakan sebanyak 229 titik panas tersebar di sejumlah wilayah pada 26 Maret 2026.
“Untuk titik panas ini bukan berarti api. Untuk kebenarannya apakah ini api maka perlu dilakukan ground check oleh BPBD Kabupaten dan Kota termasuk Provinsi Kalimantan Barat,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis 26 Maret 2026.
Berdasarkan data yang ada terdapat delapan titik panas yang dicurigai sebagai api.
“Ada delapan titik panas yang dicurigai api, itu ada di Mempawah, kemudian satu titik di Ketapang dan tiga titik ada di Bengkayang,” jelasnya.
Selain itu, BPBD Kalbar juga menerima informasi adanya titik api di beberapa wilayah lain seperti Kabupaten Kubu Raya, Kayong Utara, Ketapang, dan Melawi. Namun, jumlah pastinya masih dalam proses pendataan.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari BMKG, Kalimantan Barat berpotensi terjadi Karhutla pada 26 hingga 28 Maret 2026.
Baca juga: BPBD Kota Pontianak Sebut Pencegahan Kebakaran Lahan Butuh Peran Aktif Warga
“Karena itu kita sudah mendorong seluruh BPBD kabupaten/kota untuk berkoordinasi dengan instansi terkait dan TNI/Polri untuk bersama-sama melakukan patroli terpadu,” katanya.
Patroli terpadu dilakukan untuk mengawasi wilayah yang berpotensi terjadi karhutla.
Jika tidak ditemukan titik api maka dilakukan operasi pembasahan. Namun, jika ditemukan api maka dilakukan pemadaman.
Untuk mengantisipasi karhutla yang lebih luas sejumlah daerah telah menetapkan status siaga.
“Sudah ada lima kabupaten yang menetapkan status siaga, di antaranya Kubu Raya, Ketapang, Sambas, Mempawah, Sanggau, dan Melawi,” ungkapnya.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga telah menetapkan status siaga guna mengantisipasi potensi bencana asap akibat karhutla. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!
| Polres Sanggau Gencarkan Sosialisasi Rekrutmen Polri 2026, Ajak Pelajar Siapkan Diri Sejak Dini |
|
|---|
| Ratusan Warga Meriahkan Pawai Ta’ruf MTQ dengan Penuh Kebersamaan di Singkawang Tengah |
|
|---|
| Warga Penderita Penyakit Kronis di Suhaid Ikut Program PROLANIS |
|
|---|
| Kasus Nafkah Anak Masuk Lima Besar Pengaduan, KPAD Pontianak Usulkan Pemblokiran NIK Ayah Lalai |
|
|---|
| Beraksi di Mall hingga Sekolah, Pelaku Curanmor di Kota Singkawang Akhirnya Ditangkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Pusdalops-PB-Kamis-26-Maret-2026.jpg)