SPBU Tanjung Pura Kehabisan Pertalite, Warga Harap Pasokan Diperlancar
Sejumlah pengendara yang mendatangi SPBU di Jalan Tanjung Pura terpaksa gigit jari lantaran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tidak tersedia.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Kondisi tersebut membuat sebagian pengendara beralih mengisi Pertamax agar tetap dapat melanjutkan perjalanan.
- Salah seorang pengendara, Ersius mengaku biasanya mengisi Pertalite di SPBU tersebut.
- Namun saat hendak mengisi, ia mendapat informasi bahwa stok sudah habis dan belum ada pasokan baru yang datang.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejumlah pengendara yang mendatangi SPBU di Jalan Tanjung Pura terpaksa gigit jari lantaran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tidak tersedia.
Kondisi tersebut membuat sebagian pengendara beralih mengisi Pertamax agar tetap dapat melanjutkan perjalanan.
Salah seorang pengendara, Ersius mengaku biasanya mengisi Pertalite di SPBU tersebut.
Namun saat hendak mengisi, ia mendapat informasi bahwa stok sudah habis dan belum ada pasokan baru yang datang.
"Biasanya saya kalau isi di sini ada Pertalite, tapi tadi saya mau isi sudah habis, katanya belum datang lagi. Jadi mau tidak mau saya isi Pertamax biar tidak kehabisan minyak," ujarnya pada Selasa, 3 Maret 2026.
Ia juga menyebut, sehari sebelumnya sempat mendatangi SPBU di Jalan MT Haryono, namun Pertalite juga tidak tersedia meski saat itu masih sore hari.
Ia berharap distribusi dan pengawasan stok Pertalite dapat lebih diperhatikan agar masyarakat tidak harus berkeliling mencari SPBU yang masih memiliki persediaan.
Sementara itu, seorang petugas SPBU di Jalan Tanjung Pura menyampaikan bahwa stok Pertalite pada Selasa siang telah habis terjual.
Baca juga: Warga di Kota Pontianak Akui Tak Rasakan Pertalite Langka
Menurutnya, pada pagi hari Pertalite masih tersedia, namun jumlah pasokan yang datang relatif terbatas sehingga cepat ludes.
"Tadi pagi masih ada, cuma sekarang sudah habis. Datang cuma sedikit, sekitar 8 ton atau 16 ton, itu pun sebentar sudah habis," ungkapnya.
Ia menjelaskan, keterbatasan pasokan membuat pihak SPBU tidak memiliki cadangan ketika distribusi telah habis.
Selain itu, jadwal kedatangan BBM juga tidak menentu.
"Memang diantar sedikit. Kalau habis jadinya kosong, tidak ada stok. Tidak tentu juga datangnya, kadang malam, kadang pagi, jadi stoknya tidak tahu kapan adanya," tambahnya.
Akibat kondisi tersebut, masyarakat yang hendak mengisi Pertalite terpaksa harus menunggu hingga pasokan kembali datang atau beralih ke jenis BBM lain yang masih tersedia. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Personel Polsek Ngabang Laksanakan Jumat Bersih, Ciptakan Lingkungan Nyaman |
|
|---|
| Sat Samapta Polres Ketapang Tingkatkan Patroli Malam, Cegah Aksi Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas |
|
|---|
| Wisata Mempawah : Menikmati Jernihnya Air Laut dan Eksotisme Hutan Tropis Pulau Temajo |
|
|---|
| Personel Polres Ketapang dan Kayong Utara Ikuti Binteknis Operasional Kepolisian |
|
|---|
| Karnaval Budaya Dayak Resmi Dibuka Wali Kota Singkawang, Cerminkan Harmoni dan Kuatkan Toleransi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kosongnya-BBM-jenis-2.jpg)