Tak Sekadar Olahraga, Lustantio Akui Bersepeda Jadi Cara Healing

Bersepeda tak hanya menjadi aktivitas fisik bagi Lustantio (33) tetapi juga cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental.

Tayang:
Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
RUTINITAS BERSEPEDA - Lustianto (33) rutin bersepeda hingga empat kali dalam sepekan di Kota Pontianak, Sabtu 21 Februari 2026. Ia mengaku bahwa bersepeda sebagai cara menjaga kesehatan mental sekaligus healing tipis-tipis. 

Ringkasan Berita:
  • Ia mengaku mulai rutin gowes sejak masa pandemi Covid-19 mereda.
  • Menurutnya, ketertarikan bersepeda muncul saat pandemi ketika banyak waktu dihabiskan di rumah.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Bersepeda tak hanya menjadi aktivitas fisik bagi Lustantio (33) tetapi juga cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental.

Ia mengaku mulai rutin gowes sejak masa pandemi Covid-19 mereda.

“Saya rutin sepeda sejak lepas Covid. Waktu itu sebenarnya belum punya sepeda, tapi untungnya ada penyewaan sepeda,” ujarnya, Sabtu 21 Februari 2026.

Menurutnya, ketertarikan bersepeda muncul saat pandemi ketika banyak waktu dihabiskan di rumah.

“Saya mulai tertarik itu gara-gara pas Covid. Daripada waktu kosong banyak buat rebahan, saya pikir sepertinya gowes seru biar badan segar. Selain itu juga bisa seru-seruan dan explore jalan-jalan di kota sampai gang-gang kecil,” katanya.

Di Kota Pontianak, ia mengaku kadang bersepeda sendiri dan kadang bersama teman-teman.

Dalam sepekan, ia bisa bersepeda hingga empat kali jika memiliki waktu luang.

Baca juga: Buka Puasa Bersama Panti Asuhan Nurul Amal, Hotel Golden Tulip Pontianak Harap Bawa Keberkahan

Manfaat yang paling ia rasakan lebih kepada kesehatan mental.

“Manfaat yang paling terasa sekali itu lebih ke kesehatan mental dan bisa healing tipis-tipis,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menyebut sejumlah tantangan saat bersepeda di Pontianak mulai dari cuaca hingga kondisi jalan.

“Tantangan bersepeda di Pontianak itu ada saja. Pontianak panas menyengat di siang hari, kondisi aspal di beberapa titik tidak halus, dan budaya berkendara orang Pontianak kadang tidak mau mengalah,” jelasnya.

Ke depan, Lustantio berharap semakin banyak masyarakat yang kembali bersepeda, baik sebagai transportasi utama maupun sekadar aktivitas santai.

“Semoga ke depannya di Pontianak banyak orang yang mau bersepeda lagi, entah itu untuk transportasi utama atau hanya untuk fun-fun keliling kota,” tambahnya.

Ia pun mengingatkan pentingnya keselamatan dan kesiapan perlengkapan bagi masyarakat yang baru ingin mulai bersepeda.

“Buat kalian yang baru ingin mulai bersepeda, carilah sepeda sesuai kebutuhan kalian dan jangan lupa safety riding. Gunakan helm, kalau malam jangan lupa pakai lampu sebagai penanda. Dan tidak lupa engkol terus sepeda mu di saat waktu mu kosong,” pesannya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved