Lima Pejabat Baru Dilantik, Husin Tekankan Hasil Open Bidding dan Kinerja
Husin, berharap lima pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik hasil seleksi terbuka (open bidding) dipilih sesuai peringkat hasil seleksi
Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) ke arah yang lebih baik.
- Ia menegaskan, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang perlu menjadi perhatian para kepala OPD yang baru dilantik.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin, berharap lima pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik hasil seleksi terbuka (open bidding) benar-benar dipilih sesuai peringkat hasil seleksi sebagaimana yang telah dijanjikan Wali Kota Pontianak.
“Kami berharap ke lima pejabat yang telah dilantik berdasarkan open bidding memang sesuai dengan hasilnya, sesuai dengan janji Pak Wali Kota akan memilih berdasarkan peringkat dari hasil open bidding,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 10 Februari 2026.
Ia juga berharap para pejabat yang dilantik dapat bekerja sama dengan Wali Kota Pontianak serta DPRD Kota Pontianak dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Kami juga berharap mereka yang dilantik dapat bekerja sama dengan wali kota dan kami di DPRD, mereka-mereka yang telah dilantik telah berpengalaman dan biasa rapat-rapat dengan kami,” katanya.
Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) ke arah yang lebih baik.
Ia menegaskan, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang perlu menjadi perhatian para kepala OPD yang baru dilantik.
“PR kepada beberapa kepala OPD yang pertama kepala dinas sosial yaitu pendataan yang lebih baik lagi terhadap mereka yang selama ini mendapatkan bansos baik berupa keluarga PKH maupun BPJS PBI hendaknya sesuai jangan sampai yang berhak mendapatkan tidak dapat,” jelasnya.
Baca juga: Lima Pejabat Hasil Open Bidding Resmi Dilantik, Ini Pesan Wali Kota Pontianak
Ia melanjutkan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah juga diminta menuntaskan persoalan aset Pemerintah Kota Pontianak yang masih bermasalah.
“Kedua kepala aset dan keuangan daerah supaya aset-aset pemkot yang bermasalah perlu dituntaskan, masalah Pasar Dahlia dan lain-lain,” ujarnya.
Sementara itu, Husin turut menaruh harapan kepada Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan untuk kembali menghidupkan potensi lidah buaya sebagai ikon daerah.
“Dinas pangan, perikanan dan peternakan juga bagaimana lidah buaya atau aloe vera digalakan lagi supaya bisa menjadi ikon Kota Pontianak yang menurut saya sekarang ini mati suri,” pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Jaga Toleransi, Pontianak Raih Penghargaan Nasional Zona Konsolidasi Indeks Kota Toleran |
|
|---|
| Momentum Hari Kartini, Perempuan Kalbar Didorong Melek Literasi dan Mandiri |
|
|---|
| Pelajar SMK Mudita Singkawang Takjub Lihat Tumpukan Beras di Gudang Bulog |
|
|---|
| Perum Bulog Kancab Kota Singkawang Gelar Eduwisata Study Tour |
|
|---|
| Diskumdag Pontianak Imbau UMKM Sesuaikan Produksi Dampak Kenaikan LPG Non Subsidi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/husin-perwa.jpg)