Wali Kota Pontianak Longgarkan Aturan, Kembang Api Imlek Diizinkan Terbatas
Edi juga mengimbau masyarakat yang ingin merayakan malam Imlek, termasuk menyalakan kembang api, agar melakukannya di kawasan
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan bahwa perayaan Imlek merupakan tradisi tahunan yang telah mengakar di tengah masyarakat, termasuk tradisi menyalakan kembang api saat malam pergantian tahun.
- Ia menegaskan, pemusatan perayaan dan aktivitas kembang api di Jalan Gajah Mada bertujuan agar pengamanan serta pengaturan lalu lintas dapat berjalan lebih optimal.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak mengizinkan perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577, termasuk permainan kembang api, digelar di kawasan Jalan Gajah Mada.
Kebijakan tersebut diambil untuk menghormati tradisi masyarakat Tionghoa sekaligus menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan warga.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan bahwa perayaan Imlek merupakan tradisi tahunan yang telah mengakar di tengah masyarakat, termasuk tradisi menyalakan kembang api saat malam pergantian tahun.
"Menyambut Tahun Baru Imlek 2577, Pemerintah Kota Pontianak mengizinkan, tapi untuk kawasan Jalan Gajah Mada. Karena itu menjadi tradisi masyarakat Tionghoa untuk merayakan menyambut Tahun Baru Imlek," ujar Edi saat diwawancarai tribunpontianak.co.id Kamis 5 Februari 2026.
• Dorong Kebijakan Berbasis Data, Bapperida Mempawah Gandeng UPGRI Pontianak
Ia menegaskan, pemusatan perayaan dan aktivitas kembang api di Jalan Gajah Mada bertujuan agar pengamanan serta pengaturan lalu lintas dapat berjalan lebih optimal.
"Dan kita tetap berharap bisa menjaga ketertiban, keamanan serta kenyamanan warga juga," tambahnya.
Edi juga mengimbau masyarakat yang ingin merayakan malam Imlek, termasuk menyalakan kembang api, agar melakukannya di kawasan yang telah ditentukan oleh pemerintah kota.
"Sehingga untuk yang di luar area seputar Jalan Gajah Mada, ini kalau bisa ke Gajah Mada. Kan itu selama 1–2 jam saja di malam Imlek," jelasnya.
Sementara itu, terkait persiapan menyambut bulan suci Ramadhan, Edi menyebut Pemerintah Kota Pontianak masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat.
"Kalau Ramadhan kan kita nunggu pengumuman pemerintah tanggal 19 Februari 2026 mendatang kalau tidak salah. Nah setelah itu kita baru fokus untuk membuat Kota Pontianak bersuasana Ramadhan," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Wali Kota Pontianak Edi Kamtono
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono
Wali Kota Pontianak
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kamis 5 Februari 2026
Pontianak
Kalimantan Barat
Kalbar
| Asisten Deputi Menko Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan Pantau Potensi Perbatasan Paloh |
|
|---|
| DPRD Kubu Raya Minta BGN Lakukan Evaluasi Mengenai Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang |
|
|---|
| Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang, Dinkes Kubu Raya Lakukan Pemeriksaan Laboratorium |
|
|---|
| Bupati Sintang Tekankan Komunikasi dan Sinergi pada Sertijab Kepala Bapas Sintang |
|
|---|
| Saka Gin Ekspansi ke Pontianak: Definisikan Makna Premium Melalui Identitas Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Edi-Rusdi-Kamtono-234wfde.jpg)