Kabar Baik! Pontianak Segera Diguyur Hujan

Kondisi ini diharapkan mampu membantu mengurangi sebaran asap yang belakangan mulai mengganggu aktivitas masyarakat.

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Youtube
HUJAN DAN ANGIN - Wilayah Kalbar diguyur hujan serta angin kencang beberapa waktu lalu. Sepekan kedepan BMKG prediksi Pontianak akan diguyur hujan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ditengah bencana asap yang mengepung, babar baik datang bagi warga Kota Pontianak.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak memprakirakan wilayah Pontianak berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dalam sepekan ke depan.

Baca juga: Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Pesawat Wings Air Gagal Mendarat di Supadio

Kondisi ini diharapkan mampu membantu mengurangi sebaran asap yang belakangan mulai mengganggu aktivitas masyarakat.

Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Septika Sari, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis cuaca terbaru, peluang hujan cukup terbuka di beberapa hari mendatang.

Turunnya hujan diharapkan dapat memperbaiki kualitas udara serta menekan dampak kabut asap yang saat ini masih terpantau di sejumlah titik kota.

“Prakiraan cuaca satu minggu ke depan wilayah Kota Pontianak terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang,” ujar Septika Sari saat dikonfirmasi, Sabtu 31 Januari 2026.

Sebelumnya, BMKG Maritim Pontianak mencatat adanya penurunan jarak pandang akibat asap.

Baca juga: Kabut Asap Karhutla di Jalan Parit Haji Husein II Ujung Ganggu Kesehatan Warga

Pada Kamis, 30 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, jarak pandang minimum tercatat hanya sekitar 800 meter. 

Kondisi ini menandakan asap cukup pekat dan berpotensi mengganggu kesehatan serta keselamatan aktivitas transportasi.

Selain itu, pantauan hotspot atau titik panas juga menunjukkan adanya indikasi kebakaran lahan.

Tercatat tujuh titik panas di wilayah Kota Pontianak, dengan sebaran tiga titik di Pontianak Selatan, tiga titik di Pontianak Tenggara, dan satu titik di Pontianak Utara.

Keberadaan hotspot ini menjadi salah satu faktor utama munculnya asap di kawasan perkotaan.

Meski hujan berpeluang meredam sebaran asap, BMKG tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada.

Potensi hujan dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang berdurasi singkat yang berisiko menimbulkan gangguan, terutama bagi aktivitas di luar ruangan.

BMKG pun mengimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG.

Dengan informasi yang akurat dan terkini, warga diharapkan dapat lebih siap mengantisipasi dampak cuaca ekstrem sekaligus menjaga keselamatan dan kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang dinamis.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved