Ringankan Beban Warga, Gerakan Pasar Murah Kalbar Tuai Apresiasi
Sejak pagi, warga berbondong-bondong datang untuk berbelanja kebutuhan pokok dalam kegiatan gerakan pasar murah, Kamis 29 Januari 2026.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Pantauan di lokasi, halaman kantor hampir penuh dipadati masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa, anak muda, hingga ibu dan bapak-bapak.
- Beragam komoditas kebutuhan pokok disediakan, seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga terjangkau.
- Salah satu warga, Umi, mengaku mengetahui informasi pasar murah tersebut dari grup WhatsApp. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Antrean panjang memadati halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Adisucipto, Sejak pagi, warga berbondong-bondong datang untuk berbelanja kebutuhan pokok dalam kegiatan gerakan pasar murah, Kamis 29 Januari 2026.
Pantauan di lokasi, halaman kantor hampir penuh dipadati masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa, anak muda, hingga ibu dan bapak-bapak.
Beragam komoditas kebutuhan pokok disediakan, seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga terjangkau.
Salah satu warga, Umi, mengaku mengetahui informasi pasar murah tersebut dari grup WhatsApp. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.
"Alhamdulillah dengan adanya gerakan pasar murah ini sangat membantu masyarakat, terutama yang menengah ke bawah," ujar Umi saat di wawancarai tribunpontianak.co.id.
Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang dijual tergolong jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Ia mengaku membeli paket seharga Rp90 ribu yang berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula 1 kilogram.
"Untuk harganya worth it. Saya belanja paket Rp90 ribu dapat beras 5 kilo, minyak makan 1 liter, dan gula 1 kilo," katanya.
Baca juga: Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah Kalbar Tawarkan Harga Jauh di Bawah Pasar
Umi berharap kegiatan pasar murah ini dapat terus diadakan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, agar dapat membantu masyarakat kecil memenuhi kebutuhan pokok.
"Harapannya mudah-mudahan setiap menjelang hari besar selalu ada, jadi membantu masyarakat kecil," ucapnya.
Ia juga menambahkan, selisih harga antara pasar murah dan harga di luar cukup signifikan, terutama untuk komoditas minyak goreng dan gula.
"Kalau harga di sini memang sangat-sangat membantu. Daripada harga di luar, banyak bedanya. Minyak dan gula di luar hampir Rp20 ribuan, kalau di sini hanya belasan ribu," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Asisten Deputi Menko Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan Pantau Potensi Perbatasan Paloh |
|
|---|
| DPRD Kubu Raya Minta BGN Lakukan Evaluasi Mengenai Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang |
|
|---|
| Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang, Dinkes Kubu Raya Lakukan Pemeriksaan Laboratorium |
|
|---|
| Bupati Sintang Tekankan Komunikasi dan Sinergi pada Sertijab Kepala Bapas Sintang |
|
|---|
| Saka Gin Ekspansi ke Pontianak: Definisikan Makna Premium Melalui Identitas Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Antrean-panjang-memadati-hala.jpg)