Breaking News

Akademisi UPGRI Pontianak Nilai Kebijakan Full Day School di Kubu Raya Perlu Disikapi Komprehensif

Namun demikian, Suherdiyanto mengingatkan bahwa terdapat sejumlah hal yang perlu diantisipasi.

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
BERI KETERANGAN - Wakil Rektor 1 (Warek) IKIP PGRI Pontianak, Suherdiyanto. 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Akademisi Pendidikan Universitas PGRI (UPGRI) Pontianak, Suherdiyanto, menilai rencana penerapan pembelajaran Full Day School yang akan mulai diberlakukan pada semester genap tahun 2026 di satuan pendidikan Kabupaten Kubu Raya merupakan langkah kebijakan yang perlu disikapi secara komprehensif.

Menurutnya, kebijakan tersebut akan membawa dampak yang luas terhadap proses pembelajaran, baik bagi siswa, guru, maupun masyarakat secara umum. 

Pada dasarnya, penerapan Full Day School bertujuan memberikan waktu belajar yang lebih panjang bagi siswa di jenjang pendidikan dasar dan menengah, sekaligus menciptakan ruang pembelajaran yang lebih terstruktur.

“Model pembelajaran full day memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, karena memungkinkan penguatan materi pelajaran, pembinaan karakter siswa secara lebih intensif, serta pelaksanaan kegiatan akademik dan ekstrakurikuler dalam satu hari penuh,” ujar Suherdiyanto.

Ia juga menilai kebijakan ini dapat menjadi solusi bagi orang tua yang bekerja sepanjang hari, karena anak berada dalam pengawasan lingkungan sekolah dalam waktu yang lebih lama, sehingga dapat mengurangi kekhawatiran orang tua.

Namun demikian, Suherdiyanto mengingatkan bahwa terdapat sejumlah hal yang perlu diantisipasi.

Salah satunya adalah pengelolaan proses pembelajaran agar tidak menimbulkan kelelahan dan stres pada siswa.

“Perlu ada manajemen pembelajaran yang baik agar tekanan akademik dapat diminimalisir. Selain itu, siswa juga harus tetap diberi ruang untuk bereksplorasi dan memanfaatkan waktu bersama keluarga, terutama pada hari libur,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya peran dinas pendidikan dalam menyiapkan regulasi dan pendampingan, termasuk memastikan kesiapan guru serta sumber daya manusia di satuan pendidikan agar mampu mengelola aktivitas pembelajaran selama satu hari penuh.

Tak kalah penting, penguatan sarana dan prasarana juga harus menjadi perhatian, seperti penyediaan ruang istirahat, kantin sehat, serta fasilitas pendukung kegiatan ekstrakurikuler.

Disdikbud Kubu Raya Ungkap Rencana Full Day School Masih Dikaji

“Dengan dukungan sarana prasarana yang memadai, full day school diharapkan benar-benar memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, kompetensi siswa, serta penguatan karakter,” tambahnya.

Suherdiyanto berharap penerapan Full Day School di Kubu Raya dapat dilakukan secara bertahap dan berbasis evaluasi, dimulai dari sekolah percontohan. 

Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi bahan perbaikan sebelum kebijakan diterapkan secara luas di seluruh wilayah Kabupaten Kubu Raya.

“Kami berharap program ini mendapat dukungan semua pihak, karena ini menyangkut masa depan dan kualitas pendidikan di Kubu Raya ke depan,” pungkasnya.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved