Gedung Perpustakaan Baru Pontianak Hadirkan Layanan Digital dan Ruang Komunitas
Rendrayani, menyatakan Gedung Layanan Perpustakaan Kota Pontianak saat ini melayani pengunjung pada hari kerja.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Ririn menuturkan, gedung layanan perpustakaan yang baru ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti ruang rapat, ruang serbaguna, dan ruang studio.
- Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh komunitas maupun masyarakat umum untuk kegiatan sosial dan edukatif tanpa dipungut biaya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak, Rendrayani, menyatakan Gedung Layanan Perpustakaan Kota Pontianak saat ini melayani pengunjung pada hari kerja mulai pukul 07.30 hingga 17.00 WIB.
Sementara pada akhir pekan, layanan dibuka pukul 08.00 sampai 17.00 WIB, kecuali pada hari libur nasional, Senin 29 Desember 2025.
Ia menyebutkan, jam operasional tersebut masih bersifat sementara karena menyesuaikan kondisi sarana pendukung, khususnya penerangan jalan di sekitar kawasan perpustakaan. Ke depan, pihaknya berencana memperpanjang jam layanan hingga malam hari.
"Setelah sarana prasarana, khususnya lampu penerangan jalan, dilengkapi, kami menargetkan layanan dapat dibuka hingga pukul 20.00 WIB," ujar Ririn, saat diwawancarai awak media.
Ririn menuturkan, gedung layanan perpustakaan yang baru ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti ruang rapat, ruang serbaguna, dan ruang studio.
Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh komunitas maupun masyarakat umum untuk kegiatan sosial dan edukatif tanpa dipungut biaya.
Terkait layanan baca, ia menjelaskan bahwa masyarakat diperbolehkan membaca di tempat tanpa harus menjadi anggota. Namun, keanggotaan tetap dibutuhkan bagi pengunjung yang ingin meminjam koleksi buku.
Selain itu, Perpustakaan Kota Pontianak juga menghadirkan layanan digital melalui aplikasi perpustakaan elektronik dengan sekitar 4.000 judul buku, hasil kerja sama dengan pihak vendor, serta layanan baca buku daring melalui laman web resmi.
Baca juga: Perpustakaan Baru Empat Lantai di Pontianak Siap Jadi Pusat Literasi Modern
"Perpustakaan ini tidak bersifat profit oriented. Seluruh ruang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan edukatif, namun tidak diperkenankan untuk kegiatan berbayar atau penarikan tiket masuk," tegasnya.
Lebih lanjut, Ririn mengungkapkan bahwa proses pengajuan pembangunan gedung perpustakaan telah dimulai sejak 2023. Salah satu tantangan utama dalam pengajuan tersebut adalah pemenuhan syarat luasan lahan minimal 3.500 meter persegi yang harus merupakan aset pemerintah daerah, sehingga kawasan Jalan Ampera dipilih sebagai lokasi pembangunan.
Ia menambahkan, dari lebih dari 200 perpustakaan provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia yang mengajukan usulan, Kota Pontianak termasuk dalam 29 daerah yang ditetapkan sebagai penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2025 oleh Perpustakaan Nasional bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
"Pelaksanaan pembangunan dimulai pada 28 Februari 2025 dengan masa kerja selama 210 hari kalender atau sekitar tujuh bulan, dan berhasil diselesaikan tepat waktu pada 26 September 2025," tutup Ririn. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Tim SAR Temukan Jasad Korban Tenggelam di Kabupaten Sambas |
|
|---|
| Dewan Pengawas Apresiasi Komitmen RSUD SSMA, Soroti Prioritas Perbaikan Layanan |
|
|---|
| RSUD SSMA Benahi Layanan, Antrean Farmasi Hingga Sistem Daftar Dievaluasi |
|
|---|
| Jalan Rusak di Pusat Kota Ketapang, PUTR Gerak Cepat Lakukan Perbaikan Sementara |
|
|---|
| Air Coklat Diduga Limbah Mengalir di Nipah Kuning Dalam, Husin Soroti Pengelolaan PDAM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Rendrayani-saat-diwawancarai.jpg)