Lebih dari 10 Tahun Jualan Kembang Api, Sri Rajunawati Akui Penjualan Tahun Ini Menurun

“Saya jualan kembang api sudah lebih dari 10 tahun. Dari dulu posisinya ya di sini saja di Pasar Tengah, tidak pernah pindah,” ujarnya.

Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
KEMBANG API - Pedagang Kembang Api di Pasar Tengah Pontianak Jalan Kapten Marsan No.33, Darat Sekip, Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu 28 Desember 2025. Ia mengaku penjualan tahun ini cukup menurun daripada tahun-tahun sebelumnya. 

Ringkasan Berita:
  • Di antara para pedagang itu terdapat sosok Sri Rajunawati, seorang ibu rumah tangga yang sudah lebih dari 10 tahun menjalani usaha berjualan kembang api.
  • Namun, dibanding tahun-tahun sebelumnya Sri merasakan penjualan tahun ini sedikit menurun.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, lapak-lapak kembang api mulai terlihat di Pasar Tengah Pontianak Jalan Kapten Marsan No.33, Darat Sekip, Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu 28 Desember 2025.

Di antara para pedagang itu terdapat sosok Sri Rajunawati, seorang ibu rumah tangga yang sudah lebih dari 10 tahun menjalani usaha berjualan kembang api.

“Saya ini jualan musiman aja, jual kembang api,” katanya sambil tersenyum.

Setiap tahun, ia selalu menempati lokasi yang sama.

“Saya jualan kembang api sudah lebih dari 10 tahun. Dari dulu posisinya ya di sini saja di Pasar Tengah, tidak pernah pindah,” ujarnya.

Pemkot Pontianak Tingkatkan Pengawasan Saat Liburan untuk Antisipasi Kenakalan Remaja

Namun, dibanding tahun-tahun sebelumnya Sri merasakan penjualan tahun ini sedikit menurun.

Bukan karena minat masyarakat berkurang tetapi karena banyak warga yang memilih menahan diri.

“Peminat sebenarnya banyak. Tapi pembeli agak berkurang karena orang-orang sekarang lebih menghormati keadaan, apalagi kan ada bencana juga,” ucapnya pelan.

Sri menjual berbagai jenis kembang api dengan harga yang bervariasi.

“Harganya mulai dari Rp10 ribu, sampai yang tergantung barang, tergantung modelnya. Kembang api ini kan seribu macamnya,” tambahnya.

Sebagai pedagang kaki lima, Sri berharap ke depan usahanya bisa lebih lancar tanpa banyak kendala.

“Harapan kami sebagai pedagang kaki lima semoga ke depan lebih lancar, semoga tahun depan tidak ada kendala ataupun musibah,” tuturnya 

Sebelum menekuni usaha musiman ini Sri sehari-hari adalah ibu rumah tangga.

Kini, tiap akhir tahun ia ikut membantu ekonomi keluarga lewat berjualan kembang api. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved