Breaking News

Majelis Taklim Shalawat Kalbar Terbantu Program Easy Passport Komisi 13 DPR RI dan Imigrasi

Majelis Taklim Shalawat Kalbar terbantu program Easy Passport yang cepat dan mudah. Simak manfaat dan proses lengkapnya, klik untuk baca selengkapnya!

Tayang:
Dok. Komisi 13 DPR RI Franciscus Sibarani
FOTO BERSAMA - Majelis Taklim Shalawat Kalbar berfoto bersama anggota Komisi 13 DPR RI Franciscus Maria Agustinus Sibarani dan petugas Kantor Imigrasi Pontianak saat mengikuti program Easy Passport, di Kantor Imigrasi Pontianak, Jalan Putri Candramidi Pontianak, Kalbar, Senin 8 Desember 2025. Majelis Taklim Shalawat Kalbar terbantu program Easy Passport yang diinisiasi anggota Komisi 13 DPR RI Franciscus Maria Agustinus Sibarani bersama Kantor Imigrasi Pontianak dalam pengurusan paspor massal menjelang keberangkatan safari dakwah ke Kuching, Malaysia. 

Ia menekankan pentingnya pemerataan pelayanan tanpa diskriminasi agar masyarakat dapat merasakan kemudahan serupa.

Komisi 13 DPR RI Apresiasi Peningkatan Layanan Imigrasi Pontianak

Franciscus Maria Agustinus Sibarani, anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Golkar, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak. 

Dalam kunjungannya, ia menilai pelayanan keimigrasian di Pontianak telah berkembang signifikan dan menerapkan pola kerja proaktif, salah satunya melalui program jemput bola.

Menurut Franciscus, Kantor Imigrasi Pontianak tidak hanya melayani pada jam kerja reguler, tetapi juga membuka layanan pada hari Sabtu. 

Hal ini menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 

Ia menyoroti bahwa permintaan paspor semakin meningkat seiring mobilitas masyarakat Kalimantan Barat yang kerap melakukan perjalanan ke Malaysia dan negara terdekat lainnya.

Salah satu contoh penerima manfaat layanan tersebut adalah rombongan Majelis Taklim Dalai Kairot dari Sungai Ambawang, yang sedang mempersiapkan perjalanan budaya dan keagamaan ke luar negeri. 

Franciscus menilai bahwa layanan imigrasi berbasis komunitas seperti ini menjadi solusi efektif bagi kelompok besar yang membutuhkan pengurusan paspor secara serentak.

Tanjak Tanpa Beranjak Inovasi Imigrasi Pontianak Mudahkan Warga Urus Paspor

Aspirasi Masyarakat Kubu Raya Terkait Layanan Paspor Massal

Franciscus menjelaskan bahwa dirinya menerima aspirasi masyarakat Kubu Raya mengenai kebutuhan layanan paspor untuk kelompok besar secara kolektif. 

Setelah berkoordinasi dengan pihak imigrasi, program tersebut berhasil terealisasi hanya dalam waktu sekitar dua minggu. 

Ia menilai ini sebagai bukti pelayanan publik yang adaptif dan cepat merespons kebutuhan warga.

Ia juga menyoroti lokasi Kantor Imigrasi Pontianak yang cukup strategis di pusat kota, sehingga mudah diakses. 

Namun, untuk komunitas beranggotakan 20–40 orang, ia mendorong agar pola jemput bola dapat diperluas. 

Menurutnya, layanan luar kantor dapat dilaksanakan pada hari libur untuk mengurangi biaya dan waktu yang harus dikeluarkan masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya edukasi publik mengenai aturan dan cara pengurusan paspor. 

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved