Teras Indomaret Jadi Bukti Kesuksesan Pentol Aboy di Pontianak
Berbekal tekad menafkahi keluarga, pria berusia 41 tahun ini mengubah jajanan pentol kreasinya menjadi ikon kuliner lokal yang kini banyak diburu...
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bermula dari sebuah gerobak sederhana di pinggir jalan kisah Syamsudin Syamsuri pemilik Pentol Aboy adalah potret perjuangan yang lahir dari dan mimpi yang berbuah manis.
Berbekal tekad menafkahi keluarga, pria berusia 41 tahun ini mengubah jajanan pentol kreasinya menjadi ikon kuliner lokal yang kini banyak diburu warga Pontianak.
Berawal dari modal Rp 150.000, Samsudin berkeliling menjajakan pentol berbahan dasar ayam hasil eksperimennya sendiri.
“Tak mudah memulai usaha, tapi rasa tanggung jawab sebagai kepala keluarga menjadi pendorong utama saya untuk terus mencoba,” kenangnya.
Perlahan, usahanya mendapat tempat di hati masyarakat.
Titik balik usahanya terjadi pada tahun 2020, ketika ia memberanikan diri bergabung dengan program kemitraan sewa teras Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Indomaret.
Keputusan itu bagai pintu emas yang membuka pasar lebih luas.
Teras Indomaret yang ramai pembeli secara otomatis menghadirkan pelanggan baru.
Baca juga: ES Krim Day Nikmati Promo Indomaret Beli 1 Gratis 1 Berlaku Setiap Minggu
“Alhamdulillah, berjualan di teras Indomaret tidak perlu susah payah mencari pembeli. Konsumen yang datang ke Indomaret banyak yang langsung menjadi pelanggan setia,” ucap Samsudin dengan penuh syukur.
Kini, Pentol Aboy telah berkembang pesat menjadi tujuh outlet yang tersebar di berbagai teras Indomaret Pontianak yaitu di Indomaret Dr. Wahidin 166, Indomaret Martadinata, Indomaret M. Sohor, Indomaret H. Rais Rahman, Indomaret Pramuka 136, Indomaret Komyos 18 dan Indomaret perdamaian 2.
Dibantu tiga karyawan, setiap hari Samsudin memproduksi hingga 70 kilogram pentol demi memenuhi permintaan pasar yang terus mengalir.
Baca juga: Kini Bisa Dibeli di Indomaret, Tiket Damri Hadirkan Promo Spesial Potongan Rp10 Ribu
Namun kesuksesan ini tak membuatnya lekas puas, ia sudah menyiapkan langkah ekspansi ke Singkawang, Sambas hingga Bengkayang.
Bagi Syamsudin, usaha yang dibangun bukan sekadar bisnis, melainkan bukti bahwa kemitraan UMKM dengan Indomaret mampu menghadirkan peluang pertumbuhan yang berkesinambungan.
“Tetap optimis dan konsisten dengan apa yang baru dimulai, maka kita akan menemukan titik sukses di kemudian hari,” pesannya.
Ini bukan sekadar kisah kesuksesan Pentol Aboy, melainkan tentang semangat, tekad dan keberanian untuk melangkah lebih jauh. (*)
| Kisah Duta di Kalbar Naker Fest 2026: Penulis Buku yang Lamar Ratusan Perusahaan Demi Jadi Teknisi |
|
|---|
| Bukan Sekadar Alamat! Inilah Daftar Nama Jalan Unik di Sambas yang Punya Sejarah Mendalam |
|
|---|
| Ribuan Jemaat Padati GOR Apang Semangai, Bupati Sintang Ajak Gereja Bangkit dan Bersinar |
|
|---|
| Jurnalis Ditahan Militer Israel, AJI Pontianak Desak Pemerintah Ambil Langkah Diplomasi Tegas |
|
|---|
| Tiga Desa di Kapuas Hulu Masuk Nominasi Kampung Nelayan Merah Putih, Dinas Perikanan Usul Pabrik Es |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Syamsudin-Syamsuri-Pemilik-Pentol-Aboy.jpg)