Jembatan Ambruk

Jembatan Penghubung Desa Kubu-Teluk Nangka Ambruk, Akses Warga Terputus!

Masyarakat setempat berharap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya segera memberikan atensi khusus dan melakukan langkah darurat. 

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferlianus Tedi Yahya
JEMBATAN AMBRUK - Kondisi jembatan Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, tampak ambruk, Rabu 20 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Warga setempat, Rabudin, mengungkapkan bahwa ambruknya struktur jembatan diperkirakan terjadi pada dini hari saat aktivitas warga masih sepi.
  • Meski tidak ambruk secara keseluruhan ke dasar sungai, jembatan tersebut dinyatakan tidak layak dan sangat berisiko untuk dilintasi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Jembatan utama yang menghubungkan Desa Kubu dan Desa Teluk Nangka di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dilaporkan ambruk pada Rabu 20 Mei 2026.

Peristiwa yang terjadi di lokasi yang tak jauh dari pemakaman Raja Kubu ini mengakibatkan mobilitas warga di dua desa tersebut lumpuh total.

Warga setempat, Rabudin, mengungkapkan bahwa ambruknya struktur jembatan diperkirakan terjadi pada dini hari saat aktivitas warga masih sepi.

"Subuh tadi sepertinya bang," ujar Rabudin kepada Tribun Pontianak, Rabu pagi.

Kelangkaan Solar Transportasi Sungai Pontianak-Kubu Raya Lumpuh, Pengamat Soroti Distribusi BBM

Penyebab Jembatan Ambruk

Berdasarkan pantauan di lapangan dan keterangan saksi, ada dua faktor utama yang memicu ambruknya akses vital tersebut:

Kondisi Bangunan: Struktur jembatan sudah lama rapuh dan mengalami kerusakan sebelum akhirnya roboh.

Faktor Alam: Jembatan diduga tak kuat menahan hantaman bongkahan sampah dan tumpukan tumbuhan liar yang hanyut terbawa arus sungai di bawahnya.

Kondisi fisik jembatan saat ini tampak amblas di bagian tengah hingga membentuk huruf "M". 

Meski tidak ambruk secara keseluruhan ke dasar sungai, jembatan tersebut dinyatakan tidak layak dan sangat berisiko untuk dilintasi.

Aktivitas Warga Lumpuh

Akibat kejadian ini, pemerintah desa dan pihak berwenang setempat terpaksa menutup total akses jembatan. 

Dampaknya, warga harus memutar jalan dengan jarak yang jauh lebih signifikan.

"Terganggulah bang, mau antar anak sekolah saja sekarang harus memutar jauh lagi," keluh Rabudin.

Desak Perbaikan Cepat

Masyarakat setempat berharap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya segera memberikan atensi khusus dan melakukan langkah darurat. 

Mengingat jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian dan akses pendidikan bagi warga Desa Kubu dan Teluk Nangka, pembangunan kembali diharapkan menjadi prioritas utama.

Hingga berita ini dimuat, warga masih menanti tindak lanjut dari dinas terkait untuk penanganan sementara agar mobilitas tidak terhambat terlalu lama. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved