Tata Penyaluran MBG, Bupati Sujiwo Sebut Akan Libatkan KDMP

Sujiwo bilang, untuk menuju suatu program yang betul-betul mengarah kepada program yang baik dan sempurna perlu kerja keras dan kolaborasi

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferlianus Tedi Yahya
WAWANCARA - Tenaga Ahli Strategi Komunikasi dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Gizi Nasional (BGN), Agustinus Hari diwawancarai usai melakukan kunjungan ke ruang Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin 11 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Menanggapi persoalan keracunan MBG, Sujiwo juga mengaku telah menyampaikan beberapa laporan yang masuk beberapa bulan belakangan ini dan berharap agar kejadian serupa tak terulang kembali.
  • Sujiwo bilang, untuk menuju suatu program yang betul-betul mengarah kepada program yang baik dan sempurna perlu kerja keras dan kolaborasi yang baik. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menerima kunjungan dari pihak Badan Gizi Nasional diruang Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin 11 Mei 2026.

Pertemuan ini bertujuan untuk melakukan langkah koordinasi dalam mempersiapkan pertemuan lanjutan yang akan digelar dalam waktu dekat, membahas korelasi program strategis nasional dengan semua pihak.

"Tentu dengan harapan memberikan dampak yang positif. Salah satunya juga meminimalisir dampak-dampak negatif terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Bupati Kubu Raya, Sujiwo.

Menanggapi persoalan keracunan MBG, Sujiwo juga mengaku telah menyampaikan beberapa laporan yang masuk beberapa bulan belakangan ini dan berharap agar kejadian serupa tak terulang kembali.

"Kubu Raya ke depan harus zero yang namanya keracunan. Ya tidak ada lagi. Nah salah satu langkah awal adalah hari ini dan kita matangkan di besok," jelasnya.

Sensasi Flying Fox di Embung Parong Kubu Raya, Pengunjung Akui Seru dan Meluncur di Atas Lembah

Sujiwo bilang, untuk menuju suatu program yang betul-betul mengarah kepada program yang baik dan sempurna perlu kerja keras dan kolaborasi yang baik. 

"Tadi kami memberikan masukan kepada BGN, di mana sebenarnya Pak Prabowo selaku presiden mempunyai ide dengan program MBG ini sangat mulia. Selama standar operasional pemenuhan persaratan itu dipenuhi, maka sebenarnya tidak akan berdampak negatif sedikitpun," ujar Sujiwo.

Menurutnya, yang kerap menjadi persoalan selama ini masih ada oknum-oknum yang yang kurang memperhatikan hal-hal kecil saat menyalurkan makanan MBG tersebut.

"Kita berharap juga ada sinyal positif nanti, ada lampu hijau dari BGN kepada seluruh Kasatgas di Indonesia ini mengambil langkah-langkah tegas kepada siapapun yang menyalahgunakan ketika mendapatkan kepercayaan amanah berkaitan dengan menyediakan MBG ini," jelasnya.

Di sisi lain, dirinya juga telah menyampaikan beberapa ide untuk selanjutnya dikerjakan secara terhubung dan berkorelasi dengan program lainnya dalam hal ini Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

"Kami tadi menyarankan agar kiranya nanti ke depan dapur-dapur, kemudian SPPG itu untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dapur untuk menyiapkan MBG, supaya yang menyiapkan itu adalah KDMP," imbuhnya.

Di sisi lain, Tenaga Ahli Strategi Komunikasi dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Gizi Nasional (BGN), Agustinus Hari mengucapkan terima kasihnya karena telah diterima dengan baik.

"Alhamdulillah pertemuan hari ini sangat luar biasa, di mana kami banyak mendapatkan hal-hal baru terkait ide Bupati untuk mengaitkan MBG ini dengan KDMP, kemudian Bumdes bagaimana untuk bermitra," katanya.

Mengenai ide itu akan dibahas bersama dengan semua pihak terkait dalam pertemuan yang akan dilaksanakan besok. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved