Breaking News

Lima Penerjun UKM Terpa Untan Lulus Kursus Terjun Bebas Olahraga di Pusdiklat Paskhas

Mereka merupakan calon-calon penerjun yang tergabung di Federasi Aero Sport Daerah (Fasida) Kalbar.

Penulis: Zulkifli | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Enam penerjun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Terjun Payung (Terpa) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, yang berhasil menyelesaikan pendidikan Kursus Dasar Terjun Bebas Olahraga (TBO) 2017 saat foto bersama. 

Citizen Reporter
Mayor Sus Filfadri, S.Sos
Kepala Penerangan Lanud Supadio

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak lima penerjun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Terjun Payung (Terpa) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, berhasil menyelesaikan pendidikan Kursus Dasar Terjun Bebas Olahraga (TBO) 2017.

Mereka merupakan calon-calon penerjun yang tergabung di Federasi Aero Sport Daerah (Fasida) Kalbar.

Kelima penerjun muda ini mengikuti kursus dasar TBO di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Khas (Paskhas) Angkatan Udara (AU), sejak 9-30 Agustus 2017.

Baca: Aksi Enam Penerjun UKM Terpa Untan

Kursus TBO ini diikuti oleh kalangan sipil, Kepolisian dan Militer, untuk menggali potensi dan minat dirgantara masyarakat.

"Kita bersyukur, mereka sudah kembali dengan hasil terbaik. Lima penerjun ini adalah bibit-bibit muda Fasida Kalbar. Kita akan terus tingkatkan kemampuan mereka,” ujar Ketua Umum Fasida Kalbar, Marsekal Pertama (Marsma) Minggit Tribowo.

Perwira tinggi berbintang satu TNI AU, yang juga menjabat sebagai Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio menjelaskan, perkembangan Cabor Terpa Kalbar sangat signifikan.

Para penerjun, tidak hanya tampil pada kejuaraan-kejuaraan, namun juga aktif memeriahkan berbagai event di Kalbar.

Untuk itu, Danlanud berharap, ke depannya para penerjun muda ini diharapkan terus meningkatkan kemampuannya. Lanud Supadion sendiri, terus memfasilitasi berbagai sarana dan prasana, baik alat maupun dukungan lainnya.

Marsma Minggit optimis, Terpa selalu jadi Cabor unggulan Kalbar dalam setiap kejuaraan di tingkat nasional. Ia pun bertekad, bisa melahirkan atlet penerjun asli Kalbar, yang berprestasi di level nasional.

Kita mengapresiasi perhatian dan dukungan utama dari Danlanud dan jajaran Lanud Supadio. Tidak mudah mengembangkan Cabor ini, karena memerlukan totalitas, terutama menyangkut penyediaan sarana dan prasarana,” ujar Ramli.

Adapun lima penerjun muda yang mengikuti pendidikan Kursus Dasar Terjun Bebas Olahraga (TBO) 2017, adalah Arbi Yudha, dari FKIP. Kemudian Desi Maulidia, dan Sepbriyan Rizky Saputra.  Lalu ada Rodhiyatulliyani, dari FISIP. Dan terkahir, Yudha Apriaji, asal Fakultas Kehutanan.

Mereka dinyatakan lulus setelah mengikuti upacara penutupan pendidikan Kursus TBO 2017, dan penyematan brevet serta penyerahan ijazah, yang dipimpin oleh Komandan Pusdiklat (Danpusdiklat) Paskhas, Kolonel Pas Chandra Waskita. Upacara dilaksanakan di Lapangan Apel Pusdiklat Paskhas, Lanud Sulaiman, Margahayu,Bandung, Rabu (30/8/2017).

Selama tiga minggu, mereka mendapat pelatihan dan pendidikan mengenai teknik pelipatan parachute, teknik exit, teknik melayang, teknik mengemudi, teknik pattern serta teknik pendaratan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved