40 Dewan Hakim dan Pengawas MTQ Sanggau Dilantik, Bupati Tekankan Profesionalisme

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta unsur masyarakat. 

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
PELANTIKAN- Bupati Sanggau Yohanes Ontot dan Wabup Sanggau Susana Herpena saat foto bersama usai pelantikan dewan pengawas, dewan hakim dan sekretariat dewan hakim MTQ ke-34 tingkat Kabupaten Sanggau di Kecamatan Tayan Hilir. Pelantikan dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu 17 Juni 2026. 
Ringkasan Berita:
  •  Yohanes Ontot menekankan pentingnya menjaga integritas dan objektivitas selama proses penilaian berlangsung. 
  • Menurutnya, dewan hakim memiliki peran strategis dalam menentukan peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Sanggau ke jenjang yang lebih tinggi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-  Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Kabupaten Sanggau terus dimatangkan. 

Salah satu tahapan penting menjelang pelaksanaan ajang keagamaan tersebut ditandai dengan pelantikan dewan pengawas, dewan hakim, dan sekretariat dewan hakim yang dilakukan langsung oleh Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, di Aula Kantor Bupati Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu 17 Juni 2026. 

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta unsur masyarakat. 

Turut hadir Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Aswin Khatib, jajaran Forkopimda, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Yohanes Ontot menekankan pentingnya menjaga integritas dan objektivitas selama proses penilaian berlangsung. 

Menurutnya, dewan hakim memiliki peran strategis dalam menentukan peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Sanggau ke jenjang yang lebih tinggi.

Porprov Kalbar 2026, Sekadau Diusulkan Jadi Tuan Rumah Arung Jeram, Daud Yordan Beberkan Jadwalnya

Ia menjelaskan bahwa sistem pelaksanaan MTQ melibatkan berbagai unsur yang saling mendukung, mulai dari dewan pengawas, sekretariat hingga dewan hakim. 

Karena itu, seluruh pihak diharapkan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.

Menurut Ontot, objektivitas penilaian menjadi faktor utama karena hasil MTQ tingkat kabupaten tidak hanya digunakan untuk menentukan juara di daerah, tetapi juga menjadi dasar pembinaan peserta yang akan berlaga pada MTQ tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

“Harapannya peserta yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kualitas terbaik sehingga mampu membawa nama Kabupaten Sanggau di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Bupati Sanggau itu juga menyatakan keyakinannya bahwa para dewan pengawas, dewan hakim, dan sekretariat yang dilantik merupakan sosok-sosok berpengalaman serta memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. 

Dengan pengalaman dan profesionalisme yang dimiliki, kredibilitas mereka diyakini mampu menjamin proses penilaian berjalan secara adil dan transparan.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Sanggau, Burhanudin, mengungkapkan bahwa sebanyak 40 orang yang terdiri dari dewan hakim, dewan pengawas, dan sekretariat dewan hakim resmi dilantik untuk mendukung pelaksanaan MTQ ke-34 tingkat Kabupaten Sanggau.

Menurut Burhanudin, para dewan hakim yang ditunjuk merupakan individu yang telah berpengalaman dan terbiasa menjalankan tugas penjurian dalam berbagai ajang MTQ. 

Oleh sebab itu, ia optimistis proses penilaian akan dilakukan secara maksimal, profesional, dan objektif.

Ia menegaskan bahwa seluruh dewan hakim telah dibekali pengetahuan serta pemahaman yang memadai mengenai aturan dan mekanisme penilaian. 

Selain itu, mereka juga telah mengucapkan sumpah jabatan atas nama Tuhan Yang Maha Esa sebagai bentuk komitmen menjaga kejujuran dan integritas selama bertugas.

Harga BBM Naik, Polwan di Kubu Raya Sebut Warga Gaji UMR Paling Terasa Beban Hidupnya

“Dengan bekal pengalaman dan sumpah yang telah diucapkan, kami yakin para dewan hakim akan menjalankan tugas secara adil dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat,” katanya.

Burhanudin juga menjelaskan adanya perubahan sistem penilaian yang mulai diterapkan tahun ini berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Nasional LPTQ di Batam. 

Dalam sistem terbaru tersebut, juara pertama akan memperoleh poin 9, juara kedua 7 poin, juara ketiga 5 poin, juara harapan pertama 3 poin, juara harapan kedua 2 poin, dan seterusnya hingga 1 poin.

Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat menciptakan mekanisme penilaian yang lebih terukur dan menjadi standar dalam menentukan peringkat peserta pada setiap cabang lomba MTQ.

Lebih lanjut, Burhanudin berpesan kepada seluruh dewan hakim, peserta, maupun kafilah dari masing-masing kecamatan agar menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. 

Ia mengingatkan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan generasi Qurani yang akan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

Menurutnya, hasil MTQ tingkat Kabupaten Sanggau nantinya akan menjadi dasar penentuan peserta yang akan mewakili daerah pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Kayong Utara. 

Bahkan, para juara berpeluang melanjutkan perjuangan hingga tingkat nasional apabila mampu menunjukkan prestasi terbaik.

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan menunjukkan kemampuan terbaik selama kompetisi berlangsung demi mengharumkan nama Kabupaten Sanggau di tingkat provinsi maupun nasional. (*)

- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Baca Berita Terbaru di GOOGLE NEWS 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
Live
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved